Berita Jambi

Pertamina Akui Adanya Perlambatan Pendistribusian BBM Karena Kemacetan Setiap Hari di Jambi

PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Jambi alami perlambatan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) karena selalu alami kemacetan di Kabupaten Muara

Tribunjambi.com/Wira Dani Damanik
Terminal BBM Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - PT Pertamina (Persero) Terminal BBM Jambi alami perlambatan pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) karena selalu alami kemacetan di Kabupaten Muara Bulian, sehingga terjadinya itu menjadi permasalahan utama.

Hal itu disampaikan Sales Retail PT Pertamina Jambi, Hasriansyah saat ditemui di kantornya pada Kamis (15/9).

Hasriansyah menyebut terjadinya perlambatan dengan rata-rata 10 jam per hari.

"Sepanjang 16 km ruas jalan dari Muara Bulian sampai ke Tembesi itulaj titik kami engga sanggup. Minimal itu 5 jam pergi, 5 jam pulang," katanya.

Menyikapi hal itu Ia menyebut Pertamina Jambi membuka layanan 24 jam mengantisipasi tersalurnya BBM tersebut.

"Jadi mobil mau enggak mau, jam 2 malam pun nyampe dari Bungo tetap kami isi. Demi kami mencapai koefisien penyampaian distribusi tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, itu yang kami lakukan," kata Hasriansyah.

Diketahui layanan 24 jam tersebut sudah dimulai dari Januari 2022 lalu. Sementara itu, kemacetan itu terjadi disebabkan padatnya mobil batubara memenuhi jalan.

"Itu bagian dari problem kami, dan untuk saat ini, itu yang jadi permasalahan utama. Masalahnya pasokan, suply, stok aman nih. Sungai Batanghari kan engga ada surut, problem kami apabila Sungai Batanghari Surut jadi daya kapasitas angkut kami berkurang. Karena kalau posisi normal kami bisa ngangkut rata-rata 5.000 metrik ton atau 5.000 KL itu bisa sekali jalan, kalau posisi air surut itu bisa separuh atau tiga per empat dari itu," lanjutnya.

Hal itu dijelaskannya menjadi timbulnya antrian khususnya solar di SPBU, kemudian ia menambahkan solar tersedia di dalam kota namun tidak diizinkannya pengisian truk logistik.

Ia kemudian menegaskan tidak diperbolehkannya truk batubara mengisi solar di SPBU.

Hasriansyah juga memastikan tidak ada perubahan jumlah yang didistribukan ke SPBU meski terjadinya perlambatan.

"Tetap volumenya, hanya terjadi perlambatan pola pengiriman. Biasanya kami rata-rata di kota itu jam dua siang itu clear," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pertamina Sebut Tidak Ada Temukan SPBU Menyimpang di Jambi

Baca juga: Kadinkes Batanghari Sebut Puskesmas Bungku Sudah Berfungsi Polda Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi

Baca juga: Tak Ada Hujan dan Angin, Minimarket di Bandung Tiba-tiba Ambruk, Dua Motor Tertimpa Puing-puing

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved