Flu dan Batuk Paling Banyak Dikeluhkan di Kota Jambi saat Musim Pancaroba

Saat memasuki musim pancaroba, tubuh kita dipaksa untuk terus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
Kompas
Ilustrasi batuk-batuk di malam hari 

 

TRIBUNJAMBI.COM - Saat memasuki musim pancaroba, tubuh kita dipaksa untuk terus beradaptasi dengan kondisi cuaca yang tidak menentu. Karena hal tersebut kondisi imun tubuh kita menurun dan mudah terserang penyakit.

Karena itu Kesehatan Kota Jambi menghimbau agar masyarakat dapat menjaga daya tahan tubuh saat masa musim pancaroba seperti sekarang ini.

H M Taufik, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jambi mengatakan penyakit yang paling banyak dikeluhkan masyarakat saat musim pancaroba yakni flu dan batuk pilek.

"Bagi masyarakat yang memiliki keluhan tersebut silakan langsung bisa berobat ke Puskesmas terdekat atau fasilitas kesehatan masyarakat lainnya yang terdekat dan kita akan berikan pengobatan sesuai keluhan," ujarnya.

Baca juga: 4.905 Orang Warga Kota Jambi Mendapat Bantuan Pendidikan dari Baznas

Karena curah hujan cukup tinggi pihaknya juga mewaspadai peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di masa peralihan musim ini. Taufik menghimbau masyarakat juga aktif melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSM) di lingkungan sekitar guna mencegah peningkatan kasus DBD di Kota Jambi.

"Karena curah hujan cukup tinggi kita himbau juga kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya, melakukan PSM di lingkungan masing-masing, melakukan gotong royong membersihkan parit, artinya jangan ada genangan-genangan air di sekitar kita," ajaknya.

Penyakit demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypty. Dengan mencegah adanya genangan- genangan air dapat mengurangi tempat nyamuk tersebut bersarang dan menurunkan populasinya.

Baca juga: Baznas Kota Jambi Salurkan Bantuan Rp 2,2 M untuk Siswa Tak Mampu dan Guru Pendamping

Dia mengatakan Dinas Kesehatan Kota Jambi juga bekerja sama dengan Camat dan Lurah untuk menggerakkan masyarakat melakukan dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. 

"Kita bersinergi lintas sektoral antara Camat dan Lurah untuk bisa menggerakkan masyarakat melakukan gerakan PSM dan menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing," ujar Taufik.

Selain itu dia tidak lupa himbauan ke masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita menghimbau pada masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan karena covid belum selesai," pungkasnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News


 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved