Wawancara Ekslusif

Serli Napitu, Pencipta Lagu untuk Brigadir Yosua, Akan Bikin Dua Lagu Lagi

Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mendapat perhatian masyarakat berbagai kalangan. Serli Napitu WNI di London membuat lagu

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI/ARYO/CAPTURE
Serli Napitu pencipta lagu Ajudan Merah Putih (kanan) dan Samuel Hutabarat menunjukkan foto anaknya Brigadir Yosua Hutabarat (kiri) 

Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat mendapat perhatian masyarakat berbagai kalangan. Kejanggalan demi kejanggalan terkuak, membuat dukungan khalayak tidak putus. Salah satu dukungan datang dari Serli Napitu warga Indonesia yang tinggal di London.

Dari nun jauh di sana, ia  turut mengikuti perkembangan kasus kematian Brigadir Yosua. Ia pun memberikan dukungan kepada keluarga Yosua dengan menciptakan lagu dengan judul Ajudan Merah Putih. Ada lagu dalam versi bahasa Batak dan ada juga versi dalam bahasa Indonesia.

Berikut petikan wawancara eklusif  Tribun Jambi, bersama Serli Napitu melalui zoom pada Rabu (31/8).

Anda posisi di Inggris apakah mengikuti juga perkembangan berita tentang Brigadir Yosua ini?

Ya pasti dong, ya kita orang Indonesia ya harus paham dan tahu bagaimana situasi di Indonesia. Jadi saya sendiri selalu mengikuti berita-berita Indonesia.

Saya mengikuti kasus ini mulai dari awal. Kita lihat di media itu kan keluarga almarhum, terutama ibunya yang menangis. Jadi kita sebagai wanita hati kita gimana ya, merasa pilu juga. Kita tidak kenal dengan mereka, tapi darah Batak saya memang memanggil-manggil gitu. Kalau istilahnya di orang Batak itu 'Makkuling Mudar ' ya.

Jadi  cuma melihat dari video-video saja bulu kita merinding. Bukan cuma bulu merinding tapi kita juga ikut berteriak-teriak , kita juga ikut menangis di sini.

Saya melihat ada dua karya ito Serli. Satu judulnya Ajudan Merah Putih  itu versi Indonesia ya, satu lagi Anak Hasian ?

Yang dirilis sementara itu. Tetapi kita sekarang masih bekerja untuk merilis dua lagu lagi. Karena menurut saya, ini kasus yang besar melibatkan banyak orang  yang berjuang dan membantu di belakang keluarga supaya keadilan ini tercapai ya. Perhatian saya sih sebenarnya terutama kepada tante-tante almarhum, terutama tantenya Rohani Simanjuntak dan Rosdanemika Simanjuntak . Jadi  menarik perhatian saya karena mereka wanita-wanita tangguh.

Di mata saya wanita-wanita tangguh. Karena kalau saya mungkin nggak berani lagi gitu karena sedih. Tapi mereka membuat kesedihannya itu di belakang mereka menjadi kuat. Setelah saya ikuti lama dengan kejadian ini di Indonesia, saya juga melihat sosok ibu Irma Hutabarat. Jadi menurut saya mereka itu juga pahlawan. Menurut saya, kalau orang-orang tersebut tidak di belakang orang tua almarhum, mungkin kasus ini sudah terpendam ya. Bayangkan seorang orang tua sedang sibuk, sedang bersedih, tidak mungkin mereka berpikir kemana-mana, mereka hanya mau, ya sudah kita melakukan apa yang bisa kita lakukan.

Baca juga: Lagu Mengenang Brigadir Yosua, Cerita Serli Napitu Tentang Ajudan Merah Putih dan Anak Hasian

Dan kemungkinan besar lagu yang akan saya ciptakan juga akan mengenai perjuangan mereka, tentang tantangan yang mereka lalui. Itulah yang pertama. Lalu lagu yang kedua untuk penegak-penegak hukum, terutama kepada tim bapak pengacara keluarga yaitu bapak Kamarudin Simanjuntak dan tim. Kan banya orang bilang  tulis lagu tentang bapak Kamarudin Simanjuntak,  terus saya bilang Bapak Kamarudin itu tidak bisa sukses sendiri, mereka kan secara tim, memang mereka sebagai juru bicara banyak di media, tapi di belakang layar ya banyak.

Terus saya bilang lagunya untuk bapak Kamarudin dan tim tetapi juga kepada penegak-penegak hukum lainnya, karena saya tahu betul itu, lebih banyak penegak-penegak hukum di Polri, di kejaksaan di kehakiman, di TNI dan itu lebih banyak yang jujur ya. Yang tidak jujur ini hanya segelintir.

Saya akan menuangkan lagu dan membuat motivasi kepada seluruh rakyat Indonesia, supaya kita itu jangan terlalu fokus kepada yang segelintir yang negatif. Kita harus fokus kepada keseluruhan ya, karena negara Indonesia.

Berarti ini di lagu yang baru nanti memberikan harapan bagi masyarakat, begitu?

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved