Kasus Gigitan Anjing di Tanjabtim Meningkat, Hingga Agustus Ada 59 Kasus

Dinas Kesehatan Tanjabtim mencatat sedikitnya terdapat 59 kasus warga Tanjabtim yang digigit anjing, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2022.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Teguh Suprayitno
iStock Photo
Ilustrasi anjing menggigit. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat sedikitnya terdapat 59 kasus warga Tanjabtim yang digigit anjing, terhitung sejak Januari hingga Agustus 2022.

Angka ini nyatanya naik, dibandingkan dengan kasus di tahun 2021 yang mencapai 56 kasus gigitan anjing. Beruntung selama kurun waktu dua tahun ini, tidak ada manusia yang terkena positif rabies.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur Eko Purnomo menerangkan, dari total keseluruhan gigitan sepanjang tahun 2022, tiga spesimen anjing dinyatakan positif rabies.

"Sedangkan selama tahun 2021, hanya ada dua spesimen anjing yang dinyatakan positif rabies. Guna mencegah positif rabies, vaksin anti rabies sudah dilakukan kepada semua warga yang digigit anjing," ungkap Eko, Kamis (8/9/20222).

Baca juga: Pemprov Jambi Dukung Vaksinasi Rabies yang Digelar PDHI Jambi

Lanjutnya, upaya yang dilakukan pihak dinas kesehatan setempat adalah melakukan edukasi ke masyarakat tentang pencegahan gigitan hewan pembawa rabies atau HPR  yang kebanyakan adalah anjing, kucing dan monyet.

"Edukasi yang dilakukan ini meminta warga yang punya anjing agar bisa divaksinasi di dinas peternakan dan perkebunan setempat," katanya.

Eko meminta masyarakat segera melapor jika menemukan kasus gigitan atau hewan yang menunjukkan tanda rabies. Gejala rabies pada hewan bisa dilihat dari perubahan perilaku menjadi agresif, menggigit benda di sekitar, keluar air liur berlebihan dan bersembunyi di tempat gelap.

Baca juga: Eliminasi Hewan Rabies di Kota Jambi Terkendala, Ditemukan Pemilik Hewan Tak Mau Kerjasama

"Untuk langkah penanganan pertama, korban diminta mencuci luka bekas gigitan dengan sabun di air mengalir, selama 15 menit dan memeriksa ke pelayanan kesehatan terdekat RSUD ataupun puskesmas," tuturnya.

(Tribun Jambi / Rifani Halim)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved