Geliat Sektor Pariwisata di Kota Sungai Penuh

Pengembangan di sektor pariwisata akan berdampak terhadap perkembangan sektor ekonomi lainnya seperti penyediaan akomodasi makanan dan minuman

Editor: Rahimin
istimewa
Obyek Wisata Panorama Puncak di Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh 

Geliat Sektor Pariwisata di Kota Sungai Penuh

Oleh : Aisyah Bintang, S.Tr.Stat.

Statistisi Ahli Pertama, BPS Kota Sungai Penuh

TRIBUNJAMBI.COM - Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor berbasis jasa yang memiliki potensi strategis untuk mengembangkan perekonomian Kota Sungai Penuh.

Pengembangan di sektor pariwisata akan berdampak terhadap perkembangan sektor ekonomi lainnya seperti penyediaan akomodasi makanan dan minuman, perhotelan, UMKM di kawasan wisata, hingga transportasi dan angkutan wisata.

Berbagai dampak positif dari adanya peningkatan sektor pariwisata secara langsung akan mengatasi beberapa masalah ekonomi di Kota Sungai Penuh serta menambah pendapatan Kota Sungai Penuh secara signifikan.

Kuswan Gunanto, Kepala BPS Kota Sungai Penuh menyebutkan bahwa pada 2019, total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara di Kota Sungai Penuh mencapai 45.975 kunjungan dengan tingkat kunjungan tertinggi berada di Juni yaitu sebesar 19.283 kunjungan.

Angka ini menurun secara drastis akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di seluruh wilayah Indonesia, hingga pada tahun 2020 total kunjungan wisatawan di Kota Sungai Penuh berada dibawah 8.000 kunjungan selama setahun.

Pada 2021, sektor pariwisata mulai mengalami peningkatan kembali dengan total kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara sebesar 10.693 kunjungan.

Saat ini, sektor pariwisata di Kota Sungai Penuh masih didominasi oleh wisatawan domestik.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved