DPRD Provinsi Jambi
BBM Naik, Tantangan Pemprov Jambi Atasi Inflansi Bakal Semakin Berat
Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi menjadi tantangan bagi pemerintah Provinsi Jambi untuk mengatasi inflasi.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi menjadi tantangan bagi pemerintah Provinsi Jambi untuk mengatasi inflasi. Diketahui Provinsi Jambi masuk dalam provinsi di Indonesia yang mengalami inflansi cukup tinggi.
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jambi, M Juber dalam program Mojok Tribun Jambi beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa kenaikan harga BBM ini membuat tantangan untuk Pemerintah Provinsi Jambi semakin besar.
Karena menurutnya kenaikan BBM akan berimbas pada kenaikan sejumlah kebutuhan pokok yang berpengaruh pada daya beli masyarakat.
"Ini jadi tantangan Pemerintah Jambi dan ini pasti berat. Karena dengan kenaikan BBM pasti akan terjadi kenaikkan harga kebutuhan pokok dan itu sudah hukum alam," ucapnya.
Baca juga: Harga BBM Naik, Waspada Lonjakan Inflasi
"Kami berharap sebagai perwakilan rakyat dalam menyuarakan aspirasi masyarakat, bagaimana pemerintah pusat bisa memberikan formula lain seperti bantuan dan kita inginkan bantuan yang diberikan ini tepat sasaran," tambahnya.
Di sisi lain, konsep dari pada bantuan pemerintah pusat sebagai tidaklanjut dari antisipasi dampak sosial kenaikan BBM juga diharapkan oleh M Juber untuk dapat dijalankan secara matang. Koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi hingga tingkat Kabupaten Kota diharapkan bisa berjalan dengan baik.
Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM Buruh Se-Indonesia Demo 6 September
"Karena daerah ini yang langsung berhadapan dengan masyarakat. Sehingga kita harapkan betul-betul bantuan ini tepat sasaran sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga," pungkasnya.
Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/M-Juber-MOJOK.jpg)