Berita Jambi

Harga BBM Resmi Naik, Begini Tanggapan Pakar Ekonomi Jambi

Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/8) pukul 14:30 WIB

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Guru Besar Fakultas Ekonomi Unja, Haryadi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah secara resmi mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Sabtu (3/8) pukul 14:30 WIB

Hal tersebut diumumkan Menteri ESDM Arifin Tasrif yang menjabarkan penyesuaian harga BBM terbaru yakni sebagai berikut:

Harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter.

Harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Menanggapi hal itu, Pakar Ekonomi Unja, Haryadi mengatakan kenaikan tersebut akan berdampak banyak terhadap perekonomian nasional, untuk itu pemerintah dihimbau betul-betul memperhitungkan kenaikan BBM tersebut.

"Kenaikan harga ini, contohnya solar yang pada umumnya dipakai truk pengangkut barang logistik akan menimbulkan kenaikan harga barang lainnya. Kalau justru ini memicu inflasi, nah dampaknya itu melemahkan daya beli masyarakat kemudian menurunkan produksi dan bisa mengakibatkan perusahaan mengurangi tenaga kerja. Bisa terjadi pengangguran dan kemiskinan, nah ini yang perlu dihitung pemerintah. Harus adil memang, disatu sisi beban pemerintah terlalu besar biayanya, namun sisi lain jangan sampai juga masyarakat terdampak," kata Haryadi.

Haryadi mengatakan pemerintah harus adil dalam kebijakan kenaikan tersebut yang bergantung pada harga minyak dunia.

Indonesia disebut net importir minyak, sehingga perubahan harga minyak dunia mempengaruhi harga minyak dalam negeri.

"Kalau memang dasarnya itu harga minyak dunia jadi persoalan, pemerintah harus siap juga menurunkan disaat harga minyak dunia turun," kata Haryadi.

Haryadi mengatakan kenaikan minyak tersebut cukup besar yang menyentuh kenaikan hingga angka 2.000/liter.

Terpisah, wawan komsumen pertalite di SPBU Mendalo Darat memberikan tanggapannya soal naiknya harga BBM.

Pengendara motor tersebut mengatakan kenaikan harga membuat bebannya bertambah.

"Sekarang ini kan harga bahan bahan pokok juga masih tinggi, situasi sekarang ini kan cukup berat. Tidak ada masalah naiknya harga BBM tapi harga sembako bisa turun," pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Polisi Menduga Suzuki Katana Terbakar di Sungai Gelam Muaro Jambi Mobil Pelansir BBM

Baca juga: Suzuki Katana Terbakar Saat Isi BBM di Sungai Gelam Muaro Jambi, Diduga Tak Matikan Mesin

Baca juga: DAFTAR PEMAIN AC Milan di Liga Champions, 6 Nama Dicoret, Termasuk Malick Thiaw & Zlatan Ibrahimovic

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved