Financial Fair Play
Daftar 8 Klub yang Disanksi UEFA terkait Financial Fair Play, termasuk PSG, AS Roma, dan AC Milan
Daftar 8 Klub yang Disanksi UEFA karena Melanggar Financial Fair Play: PSG AS Roma Inter Milan Juventus AC Milan Besiktas AS Monaco Marseille
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM - UEFA telah mengumumkan denda Financial Fair Play (FFP) terhadap delapan delapan klub di Eropa yang dianggap melanggar peraturan keuangan.
Klub di Liga Italia menjadi yang terbanyak dengan empat klub dikenakan denda tersebut.
AC Milan, Inter Milan, Juventus, dan AS Roma, semuanya dijatuhi hukuman karena dianggap telah melanggar aturan FFP.
Selain itu, Paris-Saint Germain juga dianggap melanggar aturan keuangan yang telah dibuat oleh UEFA.
Klub lain yang dihukum adalah AS Monaco, Olympique Marseille, dan Besiktas.
Meski delapan klub tersebut terkena hukuman denda, tetapi Napoli, Lazio, Barcelona, Manchester City, dan Chelsea lolos dari hukuman karena dianggap telah melakukan 'pengurangan COVID yang luar biasa'.
Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh UEFA menegaskan bahwa delapan klub telah menyetujui kontribusi keuangan sebesar 172 juta euro.
Angka itu akan dipotong dari pendapatan yang diperoleh klub-klub ini dari berpartisipasi dalam kompetisi klub UEFA.
Namun, hanya 26 juta euro atau sekitar Rp385 miliar dari angka itu yang harus dibayar penuh.
Sedangkan sisanya dianggap merupakan kondisi berdasarkan kepatuhan terhadap target yang dinyatakan dalam perjanjian penyelesaian masing-masing.
Baca juga: Jelang Derby AC Milan Vs Inter Milan, Ambrosini Ingatkan Rossonerri Tak Perhatikan Klasemen
Baca juga: Daftar Skuad AC Milan di Liga Champions, Tinggalkan Yacine Adli Lalu Masukkan Florenzi Meski Cedera
Angka terbesar jatuh pada PSG yang dijatuhi hukuman membayar 10 juta euro dari 65 juta euro yang tercakup dalam perjanjian.
Selain itu, AS Roma juga harus membayar dengan jumlah besar, yakni 5 juta euro dari 35 juta euro.
Inter Milan berada di bawahnya dengan kewajiban membayar 4 juta euro, disusul Juventus yang membayar 3,5 juta euro, dan AC Milan yang harus membayar 2 juta euro.
Klub lain yang dihukum adalah Besiktas (€0,6 juta dari €4 juta), AS Monaco (€0,3 juta dari €2 juta), dan Olympique Marseille (€0,3 juta dari €2 juta).
Juventus dan AC Milan memiliki perjanjian penyelesaian tiga tahun.
Akan tetapi, AS Roma dan Inter Milan memiliki perjanjian selama empat tahun.
Itu berarti, Nerazzurri dan Giallorossi akan memiliki skuat terbatas di Eropa musim ini, dengan 23 pemain, bukan 25 pemain.
Napoli, Lazio, Barcelona, Chelsea, Leicester City, Manchester City, dan West Ham United telah menghindari tindakan karena "pengurangan COVID yang luar biasa dan pertimbangan hasil keuangan historis."
Meski begitu, mulai musim ini mereka akan "dimonitor dengan cermat."
Baca juga: Derby della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan akan tanpa Zlatan Ibrahimovic dan Romelu Lukaku
Baca juga: Rating Transfer Tim Liga italia: Juventus dan AS Roma Terbaik; AC Milan, Napoli, dan Torino Positif
Selain itu, ada beberapa klub lain yang gagal memenuhi persyaratan impas, tetapi dibebaskan karena tindakan darurat COVID-19.
Di antaranya Borussia Dortmund, FC Basel, Union Berlin, Fenerbahce, Feyenoord, Olympique Lyonnais, Glasgow Rangers, Real Betis, Royal Antwerpen , Sevilla, Trabzonspor dan VfL Wolfsburg.
Daftar 8 Klub yang Disanksi UEFA karena Melanggar Financial Fair Play
PSG (€10 juta dari €65 juta)
AS Roma (€5 juta dari €35 juta)
Inter Milan (€4 juta dari €26 juta)
Juventus (€3,5 juta dari €23 juta)
AC Milan (€2 juta dari €15 juta)
Besiktas (€0,6 juta dari €4 juta)
AS Monaco (€0,3 juta dari €2 juta)
Olympique Marseille (€0,3 juta dari €2 juta)
Sekarang Anda dapat menyimak update berita di tribunjambi.com dengan mengakses Google News