Berita Kerinci

Realisasi Transfer Capai Rp239,18 M, KPPN Nilai Kerinci dan Sungai Penuh Lebih Baik dari Tahun Lalu

Hingga saat ini, secara keseluruhan, Penyaluran Dana Desa Tahap II Reguler KPPN Sungai Penuh di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh telah tuntas l

Penulis: Herupitra | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/HERUPITRA
Kepala KPPN Sungai Penuh, Desriandi 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Secara keseluruhan, penyaluran Dana Desa Tahap II Reguler KPPN Sungai Penuh di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh telah tuntas lebih cepat satu hari dari tanggal batas pengajuan terakhir 24 Agustus 2022.

Hal tersebut disampaikan Kepala KPPN Sungai Penuh, Desriandi.

"Kita apresiasi dan ucapan terima kasih disampaikan kepada Kedua Pemda atas kerjasama yang baik dalam penyaluran Dana Desa sampai dengan Tahap 2 tahun ini yang lebih baik dibandingkan penyaluran tahun lalu," ujarnya.

Ditambahkannya, sementara untuk BLT Triwulan III pada Kabupaten Kerinci telah salur sebanyak 190 dari 285 Desa dengan nilai penyaluran Rp14.185.800.000,-. Sementara Kota Sungai Penuh, belum terdapat penyaluran dari 65 Desa.

"DIharapkan Desa-Desa di Kota Sungai Penuh segera mengurus persyaratan DD BLT kepada instansi terkait agar dokumen permintaan penyaluran dapat segera diterima KPPN Sungai Penuh," harapnya.

Sementara itu di Kerinci, masih ada satu Desa di Kabupaten Kerinci yang belum mencairkan Dana Desa dari Tahap I sampai dengan tahap III Dari total 285 desa, pada tahun 2022. Satu desa yang tidak mencairkan Dana Desa dari tahap I sampai dengan III adalah Desa Lubuk Tabun, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci.

"Untuk Desa Lubuk Tabun belum ada pencairan dari tahap I sampai dengan tahap III. Belum adanya pencairan DD Desa Lubuk Tabun, karena ada masalah internal di desa," sebutnya.

Sementara itu diakuinya, sampai dengan 30 Agustus 2022, realisasi Transfer ke Daerah lingkup KPPN Sungai Penuh telah mencapai Rp239,18 miliar atau sebesar 61,65 persen dari total pagu sebesar Rp387,97 miliar. Realisasi tersebut merupakan penyaluran terhadap 2 (dua) Kabupaten Kota yakni Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Penyaluran tersebut terdiri dari DAK Fisik, DAK Non Fisik, dan Dana Desa. Adapun persentase penyaluran terbesar berasal dari penyaluran Dana Desa sebesar 74,124.

"KPPN Sungai Penuh akan terus berupaya melakukan koordinasi dengan pemda agar penyaluran Dana Transfer ke Daerah dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Dan Desa Kabupaten Kerinci, Sahril Hayadi, dikonfirmasi membenarkan desa Lubuk Tabun belum mencairkan dana Desa dari Tahap I. "Masalah di Lubuk Tabun, BPD tidak mau menandatangani APBdes," kata Syahril saat ditemui di Kantor Bupati Bukit Tengah, Selasa (30/08/2022) kemarin.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Nasib Marcus/Kevin Terancam Digusur dari Ranking BWF, Kejayaan Minions Memudar

Baca juga: Anya Geraldine Disebut Vidi Aldiano Bawa Anak Karena Ajak Fadil Jaidi Main Bulu Tangkis

Baca juga: Besok BBM Naik, BSU RP 600 Ribu Segera Cair

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved