Atasi Inflasi, TPID Tebo Berencana Manfaatkan Lahan Tidur untuk Tanaman Produksi Cepat

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) lakukan rapat koordinasi untuk menekan angka inflasi di Kabupaten Tebo, Rabu (31/8/2022).

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) lakukan rapat koordinasi untuk menekan angka inflasi di Kabupaten Tebo, Rabu (31/8/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- Meski tidak termasuk penyumbang terbesar tingginya inflasi yang terjadi di Provinsi Jambi. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) lakukan rapat koordinasi untuk menekan angka inflasi di Kabupaten Tebo, Rabu (31/8/2022).

Rapat itu dipimpin langsung oleh Pj Bupati Tebo, dan dihadiri Dandim 0416 Bute dan Kapolres Tebo, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat dan seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kabupaten Tebo.

Dalam rapat kali ini, pemanfaatan lahan tidur untuk dimanfaatkan untuk menanam tanaman muda seperti cabai, bawang merah, dan jagung. Namun tidak menutup kemungkinan tanaman jenis lainnya.

Soal ketahanan pangan ini, di Kabupaten Tebo nantinya di setiap kecamatan untuk menyediakan lahan agar dapat digarap oleh kelompok tani. Kemudian khusus di Kecamatan-kecamatan Tebo Tengah bergabung dengan Kabupaten dan Kompi. 

Pj Bupati Tebo H. Aspan mengatakan, sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, penanganan inflasi sama dengan penangan Covid-19. 

Kata Aspan, pengawasan 11 bahan pokok harus dipantau terus.

Baca juga: Polres Tebo Gagalkan Pengiriman 10.000 Liter BBM Ilegal dari Sumsel ke Bungo

Untuk pemantauan ini, tim TPID melapor setiap hari secara berjenjang paling lambat pukul 13.00 WIB. Soal manfaatkan lahan tidur, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Terutama bawang merah dan cabai. Boleh tanaman lain yang bisa menghasilkan cepat.

"Cabai dan bawang, di wilayah sumatera terkhusus Kabupaten Tebo," katanya.

Kemudian Camat disamping mengimbau masyarakat, siapkan lahan. Untuk dapat dimanfaatkan masyarakat. Kegiatan ini akan ditunggu laporan pada triwulan ketiga. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) lakukan pendataan penanaman tanaman yang dapan berproduksi cepat, untuk menangani inflasi.

"Jangan menghimbau saja, berikan contoh kepada masyarakat," ucapnya.

Baca juga: Warga Bungo Dihebohkan Penemuan Mayat di Kebun Sawit

Kemudian terjadinya inflasi juga dipengaruhi soal ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), untuk itu Kapolres Tebo AKBP Fitria Mega mengatakan, soal penyaluran subsidi dengan tepat dan pengawasan dilakukan oleh APH. 

Kemudian untuk menekan inflasi perlu dilakukan himbauan untuk membelanjakan hasil produksi lokal petani. Tapi ini harus didukung oleh produksi.

"Kita lakukan pengawasan dilapangan untuk ketersediaan bahan baku dan BBM," imbuhnya.(Tribunjambi.com/Sopianto) 

Baca berita Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved