Senin, 27 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Polsek Jaluko Periksa Terduga Pelaku Pencurian Trafo PLN

Polsek Jaluko mengamankan seorang terduga pelaku pencurian trafo PLN yang merupakan anak-anak berumur 16 tahun.

Penulis: Wira Dani Damanik | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Polsek Jaluko periksa seorang terduga pencuri trafo PLN. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Polsek Jaluko mengamankan seorang terduga pelaku pencurian trafo PLN yang merupakan anak-anak berumur 16 tahun.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Jaluko, AKP Rody Hambali yang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap seorang yang diduga pelaku.

"Ini kan masih dalam penyelidikan kami, masih anak-anak kalau memang apa mungkin kami limpahkan ke polres PPA," kata Kapolsek, Selasa (30/8).

Keterangan tambahan diberikan oleh Kanit Reskrim Polsek Jaluko, Jerry Tambunan yang mengatakan bahwa anak-anak tersebut diantar warga dan masih menjalani pemeriksaan.

"Yang satu ini baru diantar warga masih kita ambil keterangan, kita kan belum bisa katakan pelaku karena kan baru diantar warga. Karena warga pun ngomongnya karena mereka jalan jadi dicurigai masih," kata Jerry.

Pencurian trafo PLN
Pencurian trafo PLN.

Sementara itu, Manager Bagian Jaringan & Konstruksi PLN Jambi, Arham Ginting menjelaskan kehilangan trafo PLN tersebut sudah terjadi dalam 3 bulan belakangan di berbagai lokasi.

"Jadi beberapa bulan ini, mungkin dalam durasi 3 bulan belakang ini kita emang sedikit kecolongan ya, ada aset kita di beberapa lokasi itu hilang diambil oleh orang tak bertanggung jawab. Ada di beberapa lokasi unit kerja, ada di ULP Telanaipura dan ULP Jambi Seberang Kota. Jadi kita udah tindaklanjuti buat laporan ke kepolisian.

Arham menduga tembaga dalam trafo tersebut menjadi sasaran pencuri.

"Jadi cukup kewalahan dalam beberapa bulan, syukur ada informasi beberapa pelakunya sudah ditangkap, terakhir hilang di Pijoan ada juga di Bukit Baling. Yang hilang itu trafo, isinya itu ada tembaga ya itu mungkin menjadi target mereka. Jadi trafo kita dijatuhkan dari atas tiang terus isinya dikeluarkan, isinya itu dibawa mereka kalau kerangkanya biasanya ditinggalkan mereka di jalan,"

Pihaknya berharap kasus pencurian itu dapat diungkap kepolisian hingga ke akar-akarnya.

"Harapannya kompoltan ini bisa diungkap kepolisian karena cukup meresahkan kita yang pasti merugikan kita, ini kan aset negara. Beberapa lokasi berpindah-pindah dan modusnya hampir sama, mudah-mudahan ini satu komplotan sehingga bisa diungkap siapa dalangnya dan kasus ini gak terulang lagi," pungkasnya.(adv)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved