Rapat dengan DPRD, Maulana Sebut Pendapatan Kota Jambi Turun 2 Persen

DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja banggar DPRD Kota Jambi terhadap rancangan KUA dan PPAS APBD tahun 2023.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Fitri Amalia
DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja banggar DPRD Kota Jambi terhadap rancangan KUA dan PPAS APBD tahun 2023. 

TRIBUNJAMBI.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi menggelar rapat paripurna penyampaian laporan hasil kerja banggar DPRD Kota Jambi terhadap rancangan KUA dan rancangan PPAS APBD Kota Jambi tahun anggaran 2023 dan penandatanganan nota kesepakatan KUA dan PPAS APBD Kota Jambi tahun anggaran 2023. 

Rapat paripurna juga penyampaian rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS Kota Jambi P-APBD Tahun anggaran 2022.

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Jambi Putra Absor Hasibuan beserta unsur pimpinan dan anggota DPRD kota Jambi. Rapat berlangsung di ruang rapat A, Gedung DPRD Kota Jambi, Jumat (26/8/2022). 

Rapat ini dihadiri Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, dan Sekda Kota Jambi, Ridwan.

Dalam rapat paripurna Maulana menyampaikan penandatangan nota kesepakatan untuk anggaran tahun 2023 dan penyampaian pengantar perubahan untuk KUA dan PPAS 2022.

"Kita dari segi pendapatan menurun sekitar 2 persen tetapi penurunan bukan dari pendapatan asli daerah (PAD), PAD kita tetap naik, dana transfer juga naik, hanya ada penyesuaian dari dana BOS, kemudian dari segi belanja kita mengalami kenaikan dan dari pembiayaan yang lain ada Silva dan ada pengeluaran sebesar Rp73 miliar yaitu Rp3 miliar untuk penyertaan modal dan Rp70 miliyar untuk pembayaran hutang," jelas Maulana.

Baca juga: Harga Cabai di Kota Jambi Sabtu (27/8), di Pasar Rakyat Kasang Tercatat Paling Murah

Dia mengatakan untuk tahun 2022 tahapan berikutnya nota kesepakatan ini akan dibahas secara mendalam di Banggar dan akan dikomunikasikan dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Maulana menyebut Banggar menyampaikan banyak kesimpulan yang menjadi konsern bersama, baik  untuk eksekutif maupun legislatif. 

Mulai dari program-program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, program-program perbaikan sarana pendidikan, program-program untuk bantuan terhadap warga yang kurang mampu.

"Termasuk peningkatan status Jalan Kota ke provinsi sehingga kita bisa berbagi lagi, kota akan membangun lagi jalan-jalan yang statusnya lebih ke masyarakat, lingkungan di perumahan-perumahan dan sebagainya, jadi upaya-upaya yang disampaikan kesimpulan Banggar dengan OPD yang sudah melakukan RDP secara intens, ini sangat penting menjadi catatan kami eksekutif, dan TAPD tentunya akan merumuskan merincikan lagi di setiap perangkat daerah," jelasnya.

Baca juga: Harga Daging Ayam di Pasar Rakyat Kota Jambi Alami Kenaikan

Putra Absor Hasibuan, mengatakan pihaknya akan secepatnya membahas KUA PPAS 2023 dan KUA dan rancangan perubahan PPAS Kota Jambi P-APBD Tahun anggaran 2022 yang telah disampaikan.

"Mengenai angkanya berapa kami belum lagi membahas, nanti Insya Allah kita lakukan di hearing dengar pendapat dengan OPD-OPD terkait, dengan Banggar juga TAPD," kata dia.

Pihaknya mengharapkan anggaran 2023 lebih diperuntukkan untuk masyarakat yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah Kota Jambi

"Tapi kita mau minta lebih lagi sebagai contoh harus memenuhi bantuan meja dan kursi untuk anak-anak SD maupun SMP Negeri se Kota Jambi dan juga permasalahan banjir harus segera diatasi, itu salah satunya," tutupnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved