Pemkab Muaro Jambi Usulkan 353 Formasi PPPK untuk Guru

Pemerintah pusat bakal menghapus honorer pada tahun 2023, dan akan diganti dengan PPPK. 

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Muzakkir
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Firdaus. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- Pemerintah pusat bakal menghapus honorer pada tahun 2023, dan akan diganti dengan PPPK

Untuk tahun ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengusulkan sebanyak 406 honorer yang bakal mengikuti seleksi PPPK tahun ini.

Dari ratusan usulan tersebut, sebagian besar merupakan tenaga pendidik dan operator sekolah yang ada di Kabupaten Muaro Jambi, baik SD maupun SMP.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Firdaus ketika dikonfirmasi menyebut jika pada usulan awal mereka diberikan formasi sebanyak 353 formasi.

"Itu formasi awal. Tapi kalau untuk sekarang kita belum tahu," kata Firdaus.

Formasi 353 itu usulan dikala menteri Cahyo Kumolo lalu, namun untuk menteri penggantinya belum dipastikan apakah masih mengacu dengan formasi lama atau berubah.

"Mudah-mudahan masih seperti formasi yang sebelumnya," katanya lagi.

Baca juga: Jelang Rekrutmen PPPK 2022, Puluhan Guru Datangi Disdik Muaro Jambi

Untuk menindaklanjuti itu, puluhan guru baik SD maupun SMP tenaga operator sekolah di Kabupaten Muaro Jambi mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi. Jumat (26/8).

Mereka datang ke sini untuk melengkapi berkas persiapan PPPK yang dalam waktu dekat akan dimulai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Firdaus ketika dikonfirmasi menyebut jika kedatangan guru dan tenaga operator sekolah ini untuk melengkapi bahan yang disiapkan untuk perekrutan PPPK.

Kata Firdaus, sebelumnya pihak Dinas Pendidikan sudah meneruskan surat edaran dari BKD Kabupaten Muaro Jambi untuk melakukan penyiapan berkas PPPK.

Baca juga: Bupati Batanghari Fadhil Arief Bantah Ada Pengumpulan Berkas Tenaga Non ASN untuk PPPK

Sebenarnya, guru-guru tersebut tidak perlu datang ke dinas pendidikan karena dirinya telah membuat himbauan kepada semua kepala sekolah untuk menerima berkas guru-guru dan dikumpulkan secara kolektif.

"Mungkin ada yang kurang puas, maunya ngantar langsung," kata Firdaus. Jumat.

Menurut dia, yang datang hari ini bukan semua guru yang masuk dalam kategori PPPK namun hanya sebagian saja sebab beberapa Sekolah telah mengumpulkan secara kolektif.

"Mau kolektif mau langsung semuanya kita urus dan prioritaskan," imbuhnya. (*)

Baca juga: Muncul Isu Honorer di Tanjab Timur Langsung Diangkat Jadi PPPK, Ini Kata BKPSDM

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved