Tahun Ini Dipastikan 14 Desa di Tebo Dimekarkan

Pemekaran 15 desa di Kabupaten Tebo dipastikan akan terlaksana pada tahun ini.

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Sopianto
Pj Bupati Tebo H Aspan memberikan cindera mata kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi, Luthpiah. 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Luthpiah mengatakan pemekaran 15 desa di Kabupaten Tebo dipastikan akan terlaksana pada tahun ini.

Hal ini diungkapkan setelah rapat dengan Penjabat (Pj) Bupati Tebo H. Aspan yang mendatangi Dinas P3P2 Provinsi Jambi untuk mempertanyakan kejelasan soal pemekaran 15 desa yang belum terlaksana hingga kini.

Kata Luthpiah, untuk 14 Desa yang berada di Kecamatan Rimbo Bujang, Rimbo Ilir, Rimbo Ulu dan Kecamatan Tengah Ilir dipastikan dapat dimekarkan pada tahun ini.

"Kita sudah cek sarana dan prasarana, secara persyaratan sudah cukup dan kayak dimekarkan," ucapnya. 

Luthpiah untuk 14 desa ini nomor registrasi pun sudah dikeluarkan. Hanya saja masih tertinggal 1 desa yakni Kemantan yang berada di Kecamatan Tebo Ilir belum bisa dimekarkan.

Baca juga: Turnamen Bola di Desa Tuo Ilir Tebo Ricuh, Seorang Suporter Terluka Diduga Dipukul Panitia

Untuk yang satu ini kata Luthpiah sudah pada tahapan e-perda. Saat ini prosesnya di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Secara persaran dilapangan. Desa kemantan sudah menyiapkan lahan 30 tumbuk untuk bakal kantor desa. 

"Pemecahan Kelurahan ke desa sudah e-Perda, sarana dan prasarana sudah. Prosesnya sudah di Kemendagri," ujarnya. 

Terpisah Penjabat (Pj) Bupati Tebo H. Aspan mengatakan, untuk pemekaran ini Pemerintah Kabupaten Tebo memastikan terus mengalami proses. Bahkan tahapan demi tahapan akan cepat dikerjakan agar dapat diselesaikan.

Baca juga: Puluhan Desa di Tebo Bakal Dipasang Jaringan Internet, Pemerintah Siapkan Dana Puluhan Juta

"Kalau memang kami harus mengeluarkan ke Kementerian akan dilakukan," katanya.

Dirinya juga mengungkapkan terimakasih kepada Dinas P3P2 Provinsi Jambi yang sudah memfasilitasi untuk Perda pemekaran desa ini. Dan prosesnya kini tinggal launching desa definitif yang baru.

"Terima kasih sudah di Fasilitasi, dan kita akan terus mengikuti perkembangan," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Sopianto)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News 

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved