Pemilihan Presiden 2024

Puan dan Paloh akan Makan Siang Bersama, Kunjungi Markas NasDem dan PDIP Mulai Safari Politik

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hari ini memulai safari politik partainya menghadapi Pemilu 2024. Putri Megawati Soekarnoputri itu

Editor: Fifi Suryani
Instagram @puanmaharaniri
Puan Maharani 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani hari ini memulai safari politik partainya menghadapi Pemilu 2024. Putri Megawati Soekarnoputri itu akan menyambangi NasDem Tower untuk bertemu Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh dan jajarannya.

Ini adalah safari politik pertama Puan mewakili partainya pasca-Rakernas partai pada Juni 2022 lalu. "Insya Allah besok mau ketemu Pak Surya Paloh, ikuti saya, bagaimana nanti pertemuannya, Insya Allah semuanya bisa berjalan dengan baik dan lancar," kata Puan kepada wartawan saat acara lari bersama di kawasan Stadion GBK, Minggu (21/8).

"Silahturahminya tentu saja silahturahmi yang kekeluargaan untuk membangun Indonesia yang lebih baik," sambungnya.

Puan mengonfirmasi dirinya bakal bertemu langsung dengan Surya Paloh sebagai Ketum NasDem. "Ya kan pak Surya itu kan senior saya, om saya, pak Surya itu kan teman orang tua saya, lebih tua jadi saya yang datang," kata Puan.

Sementara Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan pertemuan Puan dan Surya Paloh rencananya akan diawali makan siang bersama. "Pak Surya terima langsung. Jam makan siang," kata Willy saat dihubungi, Minggu (21/8).

Safari politik pertama Puan Maharani dilakukan tanpa kehadiran Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Puan hanya akan didampingi Sekjen Hasto Kristiyanto dan sejumlah elite DPP PDIP. Puan mengatakan kapasitasnya saat mengunjungi Paloh nanti sebagai Ketua DPR sekaligus sebagai kader PDI Perjuangan yang menerima mandat Rakernas PDIP. "Enggak, saya saja sebagai ketua DPR karena rakernas [rapat kerja nasional] partai beberapa waktu lalu kan menugaskan ketua DPR untuk bisa menyambangi dan bersilahturahmi dengan semua partai politik," tutur Puan lagi.

Sementara itu Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan PDIP dengan NasDem dilakukan setelah berkonsultasi dengan Ketum Megawati Soekarnoputri. “Maka mulai hari Senin besok akan dilakukan upaya berdialog dengan partai-partai politik, terutama partai politik pengusung pemerintahan Presiden Jokowi-Maruf Amin sebagai skala prioritas. Dan kunjungan yang pertama akan dilakukan oleh Mbak Puan Maharani didampingi Pak Olly Dondokambey, Mas Bambang Pacul, dan saya sendiri pada hari Senin jam 11 di kantor pusat NasDem,” kata Hasto.

Terkait apa saja yang dibahas, Hasto tak memungkiri pertemuan ini terkait konsolidasi Pemilu 2024. “Tentu saja sebagai pimpinan parpol akan membahas berbagai persoalan bangsa dan negara dan juga terutama langkah-langkah konsolidasi menjelang pilpres 2024,” beber Hasto.

Selain itu, nantinya, soal G20 dan kepemimpinan RI di Asean akan turut menjadi pembahasan. “Meskipun sebagai arahan utama di dalam melakukan safari politik tersebut, hal-hal yang berkaitan dengan dukungan kepada pemerintahan Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin terutama di dalam kepemimpinan G20 kemudian kepemimpinan ASEAN, berbagai agenda di dalam mengatasi berbagai persoalan pangan, itu juga tidak luput dari pembahasan,” urai Hasto.

Ketika ditanya apakah pertemuan ini bagian dari sosialisasi capres PDIP, Hasto tak menjawab spesifik. Ia juga membantah pertemuan nanti terkait dengan nama Ganjar Pranowo yang menjadi satu dari tiga nama calon presiden 2024 yang direkomendasikan NasDem. "Enggak," kata Hasto.

Hasto menyampaikan alasan lain mengapa NasDem menjadi partai pertama yang dikunjungi Puan dalam safari politik. “Karena kantornya dekat, apalagi setelah pindah ini kan sebenarnya halaman belakang dari Bu Mega di Teuku Umar itu kan berdiri kantor Nasdem, lebih karena kedekatan kantor NasDem,” kata Hasto.

Sementara Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan banyak hal yang mungkin akan dibahas dalam pertemuan nanti siang. Terlebih lagi, NasDem menjadikan salah satu kader PDIP-Ganjar Pranowo-sebagai calon presiden rekomendasi. "Bisa saja demikian (NasDem dan PDIP bahas koalisi). Namanya juga tahun politik, lobi-lobi dan konsolidasi sah-sah saja kan," kata Irma. "Tahun politik seperti ini tentu wajar dua tokoh politik bertemu," ujarnya.

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved