Masyarakat Tebo Desak Pemekaran Desa Segera Dilakukan

Masyarakat desa di sejumlah Kecamatan mendesak Pemerintah Kabupaten Tebo untuk segera melaksanakan pemekaran desa yang sudah disahkan tahun lalu.

Penulis: Sopianto | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Sopianto
Pj Bupati Tebo Aspan didampingi beberapa Kepala OPD tinjau desa persiapan yang dimekarkan di beberapa kecamatan di Kabupaten Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM,MUARA TEBO- Masyarakat desa di sejumlah Kecamatan mendesak Pemerintah Kabupaten Tebo untuk segera melaksanakan pemekaran desa yang sudah disahkan beberapa tahun lalu. Dorongan ini muncul dari arus bawah dikalangan masyarakat.

Pasalnya, syarat yang menjadi unsur pembentukan pemerintahan desa yang baru sudah dicukupi. Mulai dari pelayanan administrasi dilaksanakan desa persiapan jumlah penduduk dan alat kelengkapan kantor pelayanan.

Bupati Tebo H. Aspan dikonfirmasi mengatakan secara keseluruhan untuk desa persiapan sudah mencapai 99 persen tinggal penyempurnaan di satu desa yang berada di Kecamatan Rimbo Ilir.

Aspan menyebut, dalam pekan ini akan dilaporkan ke Gubernur Jambi tetang kesiapan desa yang akan dimekarkan. Dari 12 desa yang tersebar di Kecamatan Rimbo Ilir, Rimbo Bujang dan Rimbo ulu, mulai dari kantor hingga pelayanan administrasi sudah dilakukan.

"Kita akan laporkan ke Gubernur Jambi , dan sudah siap untuk di periksa oleh tim yang akan diutus," kata Aspan Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Pj Bupati Tebo Serahkan Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan untuk Alm Katijo

Kata Aspan secara keseluruhan desa persiapan sudah melengkapi syarat untuk dimekarkan. Kini tinggal menunggu pemeriksaan diajukan secara serentak atau per desa persiapan.

"Kita upayakan sebelum Desember sudah ada keputusan. Pasalnya jika desember belum ada, kita harus mengulang dari awal," tambah Aspan. 

Agus Erwanto Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Purwoharjo mengatakan secara administrasi desa persiapan pemekaran Purwodadi sudah dilakukan secara mandiri di sekretariat desa persiapan.

"Administrasi pelayanan masyarakat sudah mulai dilakukan di kantor hanya saja masih menginduk ke desa induk, kami harap pemekaran segera dilakukan," katanya.

Lanjutnya, pemetaan batas wilayah juga sudah dilakukan sejak lama. Kemudian lokasi yang nantinya menjadi pusat pemerintahan juga sudah ditetapkan. Hanya saja untuk pembangunan belum dapat dilakukan.

Baca juga: Peringatan HUT RI ke-77, Warga Tebo Tengah Tumpah Ruah di Tanggo Rajo

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved