Diduga 20 Santriwati Jadi Korban Asusila Pimpinan Ponpes di Bandung, Beraksi Sejak 2016

20 santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku menjadi korban perbuatan asusila dari ustaz pim

Editor: Suci Rahayu PK
Tribunlampung/Dodi
Ilustrasi asusila 

TRIBUNJAMBI.COM - 20 santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengaku menjadi korban perbuatan asusila dari ustaz pimpinan ponpes.

Namun mereka tak berani melaporkan polisi terkait perbuatan bejat pimpinan ponpes.

Hingga akhirnya, seorang santriwati melaporkan perbuatan asusila itu ke polisi.

"Kami akan melaporkan suatu kejadian pencabulan di Katapang dimana yang melakukan adalah oknum yang mengatasnamakan dirinya ustaz dengan modus operandi memanfaatkan ketakzimannya antara santri kepada seorang guru pemuka agama."

"Dimana oknum ini menggunakan kesempatan untuk melakukan pencabulan dan pelecehan seksual yang dilakukan di beberapa tempat baik di pesantren maupun di luar (pesantren). Sampai saat ini yang berani melaporkan adalah satu orang."

"Saat ini yang kita tahu ada sekitar 20 korban yang mengaku (mendapatkan tindakan serupa) tapi belum berani melapor ke kepolisian," kata kuasa hukum salah satu korban pencabulan, Deky Rosdiana, dikutip dari Kompas Tv, Kamis (18/8/2022).

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Tiba di Jambi, Minta 5 Surat Kuasa Sekaligus ke Keluarga Brigadir Yosua

Baca juga: Pengacara Brigadir Yosua Desak Putri Candrawathi Tersangka, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

Polresta Bandung membenarkan adanya laporan pencabulan yang dilakukan oleh pimpinan ponpes di Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung.

Dari pengakuan korban, aksi pimpinan ponpes tersebut sudah terjadi sejak 2016.

Namun terduga pelaku pergi meninggalkan ponpes dan kini sedang dalam pencarian.

"Awalnya, pada hari Kamis (11/8/2022), istri dari pemilik pondok pesantren itu menyampaikan bahwa mantan suaminya melakukan perbuatan cabul kepada santrinya, kemudian kami sampaikan, kami membutuhkan kesaksian dari korban."

"Pada Jumat (12/8/2022), kami mendapatkan informasi bahwa ada korban yang telah dilakukan cabul kepada si pemilik pondok," kata Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 20 Santriwati di Bandung Diduga Jadi Korban Pencabulan Pimpinan Ponpes, 1 Santri Lapor Polisi, 

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Pengacara Brigadir Yosua Desak Putri Candrawathi Tersangka, Rekaman CCTV Jadi Petunjuk

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Tiba di Jambi, Minta 5 Surat Kuasa Sekaligus ke Keluarga Brigadir Yosua

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan Bagi Nelayan di Tanjab Barat

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved