Brimob Geledah Rumah Teroris
Terduga Teroris di Muaro Jambi Ternyata Pedagang Kerupuk, Ketua RT dan Warga Tidak Curiga
MR, terduga teroris yang rumahnya digeledah Densus 88 Anti Teror dan Brimob di Desa Makar Jaya, Muaro Jambi diketahui bekerja sebagai penjual kerupuk.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- MR, terduga teroris yang rumahnya digeledah oleh Densus 88 Anti Teror dan Brimob di Desa Makar Jaya, Sungai Gelam, Muaro Jambi bekerja sebagai pedagang kerupuk.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dadang Ketua RT setempat. Kata Dadang, MR beserta istri dan anaknya tinggal di runah tersebut sekira 8 tahun lamanya.
Rumah tersebut, merupakan rumah kedua orangtua MR, yang sudah meninggal dunia.
"Kalau dia di sini sudah 8 tahun lebih la, dan bekerja sebagai penjual kerupuk atau ngampas kerupuk," kata Dadang, Selasa (16/7/2022).
Sat proses penggeledahan, Dadang mengaku sedang ada kegiatan di Kota Jambi, kemudian ditelepon oleh Polda Jambi.
"Saya lagi ada kegiatan, terus ditelepon oleh Polda, katanya ada penggeledahan salah satu rumah warga yang terindikasi terorisme," katanya.
Informasi yang diterima Dadang, MR terlebih dahulu diamankan ke Polda Jambi, sementara kedatangan Densus 88 Anti Teror untuk melakukan penggeledahan dan pengambilan sejumlah barang bukti di rumah MR.
Saat penggeledahan, petugas amankan busur panah, tas rangsel hingga buku-buku.
Baca juga: Brimob Geledah Rumah Terduga Teroris Di Sungai Gelam, Petugas Sita Busur panah dan Buku
Sementara istri dan anak MR masih berada di rumahnya.
"Hanya penggeledahan aja tadi, anak sama istrinya di rumah. Informasi yabg saya dapat, MR sudah lebih dulu diamankan ke Polda," sebut Dadang.
Sebagai Ketua RT, Dadang mengaku tidak pernah curiga dengan gerak-gerik dan kegiatan MR. Katanya, MR berkegiatan sama dengan warga lainnya.
"Gada yang aneh-aneg sih selama ini, ya sama dengan warga lainnya," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Brimob bersenjata lengkap yang geledah rumah MR terduga teroris di Desa Mekar Jaya, Sungai Gelam, Muaro Jambi, sita busur panah, tas hingga rangsel.
Hal tersebut diungkapkan oleh Dadang Ketua RT, tempat terduga terduga teroris MR.
"Ya ada busur panah dan buku-buku," kata Dadang, Selasa (16/8/2022) sore.