Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Warisan Hikmat

Bacaan ayat: Amsal 4:4 (TB) aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka en

Editor: Suci Rahayu PK
Instagram Kasih Kristen
Ilustrasi renungan Kristen 

Warisan Hikmat

Bacaan ayat: Amsal 4:4 (TB) aku diajari ayahku, katanya kepadaku: "Biarlah hatimu memegang perkataanku; berpeganglah pada petunjuk-petunjukku, maka engkau akan hidup.

Oleh Pdt Feri Nugroho

'Warisannya tidak habis untuk tujuh turunan.' Pernahkah mendengar ungkapan tersebut?

Mungkin pernah, tapi mungkin belum pernah! Jika pernah, apa sebenarnya yang menjadi maksud ungkapan tersebut? Ungkapan tersebut biasanya ditujukan kepada seseorang yang kaya raya, dimana hartanya melimpah ruah dan ada di mana-mana.

Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi para orang tua jika dapat mewariskan banyak harta kepada anak-anaknya.

Faktanya, memang para orang tua selalu ingin mewariskan sesuatu kepada anaknya. Ironisnya, justru banyak warisan yang menciptakan perpecahan antar keluarga.

Meja hijau harus disibukkan dengan perebutan harta warisan antar saudara: adik dengan kakak! Memprihatinkan bukan?

Apa yang awalnya bertujuan baik ternyata berujung petaka bagi keutuhan sebuah keluarga. Mengapa bisa terjadi demikian?

Siapa yang patut bertanggungjawab terhadap kondisi yang demikian? Untuk menemukan jawabannya, nampaknya kita harus berfikir keras. Berbagai faktor dapat berpengaruh pada pertikaian karena warisan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved