Berita Jambi

Anggota Komisi III DPR RI Kunjungi Kejati Jambi, Sampaikan Usul Pengguna Narkotika Direhabilitasi

Komisi III DPR RI usulkan pengguna narkotika dilakukan rehabilitasi bukan pidana dan yang dipidanakan hanya pengedar ataupun bandar.

ist
Anggota Komisi III DPR RI Kunjungi Kejati Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Komisi III DPR RI usulkan pengguna narkotika dilakukan rehabilitasi bukan pidana dan yang dipidanakan hanya pengedar ataupun bandar.

Usulan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI saat melakukan kunjungan kerja (reses masa persidangan V tahun sidang 2021-2022) ke Kejaksaan Tinggi Jambi yang bertempat di Aula Jaksa Agung R Soeprapto yang menjadi Ketua Tim Kunjungan ialah Pangeran Khairul Shaleh dari Fraksi Partai PAN, Kamis (11/8/2022).

Kesembilan anggota DPR RI itu yakni Pangeran Khairul Shaleh dan Sarifuddin Suding dari Fraksi PAN, M Nurdin dari Fraksi PDI Perjuangan, Icsan Soelistio, Gilang Dhiela Farrez, Eva Yuliana dari Fraksi Nasdem.

Sementara dari Fraksi Golkar Supriansa, Mohammad Rano Al Fath dari Fraksi PKB, Fraksi Demokrat Didik Mukrianto.

Kunjungan anggota DPR RI yang membidangi Hukum, Keamanan dan HAM itu dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan oleh Komisi III DPR RI terhadap mitra kerja, salah satunya Kejaksaan Tinggi Jambi.

Dalam rapat kerja ini Komisi III DPR RI melakukan audiensi dengan jajaran Kejaksaan Tinggi Jambi dan BNN Provinsi Jambi membahas kinerja dam pagu anggaran Tahun 2022, program prioritas, rencana strategis di tahun 2023.

Turut hadir dalam rapat kerja antara lain Para Asisten Kejati Jambi, seluruh Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala BNN Provinsi Jambi, BNNK Jambi, Batanghari dan Tanjung Jabung Timur.

Apresiasi disampaikan beberapa anggota Komisi III Dr. Didik, Nurdin, Gilang, Supriansa, Rano Al Fath terkait adanya tempat rehabilitasi adhyaksa yang berada di Merangin.

Hal ini merupakan Program Jaksa Agung sebagai bentuk terobosan yang memang sangat dibutuhkan masyarakat utamanya yang korban penyalahguna narkoba dan harapannya BNN juga ikut bersinergi untuk menciptakan generasi bebas narkoba di Jambi. Acara ditutup dengan penyerahan Cinderamata serta foto bersama.

Usai pertemuan itu, Pangeran Khairul Shaleh menyampaikan bahwa dari 4903 orang Narapidana itu sebnayak 62 persen diantaranya dari Narkotika.

Kedepan dia meminta dan berharap kepada Kajati, Kepolisian dan BNNP melakukan rehabilitasi terhadap pengguna narkotika.

"Kalau ini memang pengguna, pemakai, udahlah rehab saja. Kecuali mereka memang menyalahgunakan, bandar mamupun pengedar, silahkan itu dikejar yang besar besar. Jadi kedepan kita harap kita bisa membantu pemerintah dengan mengurangi penghuni lapass dari Narkotika," ujrnya.

Pangeran merasa sedih dan prihatin terhadap laporan BNNP yang menyebutkan bahwa massyarakat desa sudah menggunakan Narkotika.

"Saya sangat sedih sekali, prihatin sekali, bahwa massyarakat desa kita sudah menggunakan narkotika sampai ke desa desa. Terutama para petani sawit, supir dan lain sebagainya. Mudah mudahan kedepan ini bisa kita tangani sehingga bisa mengurangi penghuni lapas," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved