Tempat Wisata

Konservasi Gajah Wisata Jambi Terbaru di Tebo, Melihat Gajah Mandi dari Jembatan Gantung

Naik gajah di kawasan yang dekat dengan habitatnya? Ini dia tempat wisata Jambi tergres yang ada di Kabupaten Tebo, Pusat Informasi Konservasi Gajah

Penulis: Sopianto | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/SOPIANTO
Salah satu destinasi wisata Jambi yakni Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) yang ada di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo 

TRIBUNJAMBI.COM  - Naik gajah di kawasan yang dekat dengan habitatnya? Ini dia tempat wisata Jambi tergres yang ada di Kabupaten Tebo, Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG).  Penasaran? 

Seperti apa sih tempat baru wisata Jambi tersebut? Bagaimana untuk menuju ke lokasi?

Sabtu (6/8) lalu, Gubernur Jambi Al Haris didampingi Penjabat (Pj) Bupati Tebo Aspan, meresmikan Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) yang ada di Kabupaten Tebo.

Di Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay  di sanalah wisata Jambi ini. Di sini terdapat pusat konservasi gajah di Kabupaten Tebo.

Desa yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Muara Tebo itu dapat ditempuh dengan waktu sekitar satu setengah jam menggunakan kendaraan roda empat.

Lepas dari ibu kota Tebo, setelah 15 menit perjalanan kita akab tiba di Simpang Kandang. Dari sini kita harus belok kiri untuk menuju ke Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay.

Pawang menaiki gajah di tempat konservasi gajah. Salah satu destinasi wisata Jambi yakni Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) yang ada di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo
Pawang menaiki gajah di tempat konservasi gajah. Salah satu destinasi wisata Jambi yakni Pusat Informasi Konservasi Gajah (PIKG) yang ada di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo (TRIBUN JAMBI/SOPIANTO)

Berbeda dengan medan sebelumnya, kali ini kita disuguhi jalanan tanpa aspal. Hingga sampai ke Desa Muara Sekalo kita akan melewati jalan tanah.

Maka, siap-siap saja bila Anda ke sini saat hari terik, jalan akan berdebu. Sebaliknya, akan becek saat hujan tiba. Sehingga sulit untuk dilewati kendaraan biasa.

Baca juga: Tempat Wisata Jambi Air Terjun Gajah Mati, Destinasi Berlibur di Kabupaten Tebo

Di Pusat Informasi Konservasi Gajah ini, ada lima ekor gajah jinak. Tapi, sesunggunya di desa yang berada di kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) tersebut, terdapat ratusan gajah liar hidup di sana.  

Informasi dari pihak konservasi, Badiah bahwa ada sebanyak 120 ekor gajah liar hidup di area 600 hektare taman nasional tersebut.

Setelah sampai di Muara Sekalo, kita menemukan gerbang sebagai penanda PIKH sebagai tempat wisata Jambi berupa penangkaran gajah ini.  

Baca juga: Ada Ratusan Gajah di Tebo, Gubernur Jambi: Kita Minta Pemda Tebo Bisa Memanfaatkan Wisata Ini

Anda cukup merogoh kocek Rp2.000 untuk uang parkir. Murah bukan? Memang sebagai tempat wisata baru di Jambi sekaligus tempat konservasi, ini sangat murah.

Di sini kita bisa berfoto dan menaiki gajah.

Pusat konservasi gajah ini sendiri berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kabupaten Tebo memang dikenal sebagai wilayah yang kerap terjadi konflik gajah dan manusia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved