OJK Sebut Tingkat Literasi Masyarakat Jambi Masih Rendah

Horas V. M Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK mengatakan tingkat literasi masyarakat Jambi cukup rendah jika dibandingkan kota lain

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/M Yon Rinaldy
Horas V. M Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK .( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ). 

 

TRIBUNJANBI,COM,JAMBI - Horas V. M Tarihoran, Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan OJK mengatakan tingkat literasi masyarakat Jambi cukup rendah jika dibandingkan kota lain di Indonesia, namun tingkat inklusi cukup tinggi.

"Ya jadi di Jambi ini terjadi perbedaan yang cukup signifikan antara literasi dan inkluisi di masyarakat," ujarnya saat di wawancarai Tribunjambi.com di acara Training of Community Sobat Sikapi wilayah Provinsi Jambi, Kamis (4/8/2022).

Tingkat literasi masyarakat Jambi hanya 30 persen, sedangkan tingkat inklusi sudah mencapai 76 persen.

Hal ini dapat diartikan banyak masyarakat Jambi yang memiliki produk keuangan namun tidak memahami produk yang mereka miliki atau beli.

Horas menggambarkan perbedaan ini seperti banyaknya masyarakat yang membeli motor namun sedikit sekali yang memiliki SIM, jadi sangat rawan terhadap kecelakaan. 

Baca juga: OJK Gelar Training of Trainer Sobat Sikapi di Swissbel Hotel Jambi

"Begitu juga dengan produk keuangan, masyarakat Jambi ini banyak sekali yang membeli produk keuangan, namun mereka tidak paham dengan produk tersebut," ujar Horas.

Hal ini menyebabkan rawan terjadi penipuan di masyarakat seperti mendapatkan pin dan password.

Selian itu, juga sangat rawan terdapat penipuan investasi bodong dan pinjaman online bodong.

Melihat kondisi tersebut, Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) menjadikan Jambi sebagai pilot projek dalam meningkatkan literasi keuangan, dengan menghadirkan Training of Community Sobat Sikapi wilayah Provinsi Jambi.

Program ini di ikuti oleh 150 peserta yang di dominasi oleh perempuan dan 30 calon trainer dari fakultas ekonomi dan bisnis Universitas Jambi.

Baca juga: OJK Terbitkan Aturan Baru Perlindungan Konsumen

"Harapan saya mereka bisa berbagi ke ibu-ibu yang lain sehingga bisa menyeber ke masyarat sehingga bisa mengejar tingkat keseimbangan tingkat literasi dan inkluisi yang jau berbeda tadi," pungkas horas.( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved