Melawan Polisi, Oshae Jones Petinju Peraih Medali Olimpiade Didakwa 3 Tuntutan Pidana

Oshae Jones seorang petinju peraih medali perunggu Olimpiade menghadapi tuntutan pidana penjara setelah melawan petugas keamaan.

Editor: Heri Prihartono
(Buda Mendes/Agence France-Presse/Getty Images)
Oshae Jones petinju AS peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo didakwa 3 pidana 

TRIBUNJAMBI.COM - Oshae Jones seorang petinju peraih medali perunggu Olimpiade menghadapi tuntutan pidana penjara setelah melawan petugas keamaan.

Oshae Jones menghadapi tiga tuntutan pidana setelah insiden di Toledo Minggu pagi.

Dari pernyataan tertulis polisi, petugas berusaha untuk membubarkan kerumunan yang berpotensi menciptakan keributan.

Petugas menuduh bahwa Jones gagal mematuhi perintah mereka dan mulai melawan penangkapan dengan menarik diri dari petugas saat diborgol.


Dikutip dari laman 13abc, Oshae Jones mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

Oshae Jones membela diri saat bersaksi di Pengadilan Kota Toledo.

Dia akhirnya dibebaskan dan akan kembali ke pengadilan akhir bulan ini.


Jones memenangkan medali perunggu di divisi kelas welter di Olimpiade Tokyo pada tahun 2021.

Oshae Jones menghadapi tiga tuntutan pidana setelah insiden di Toledo pada 31 Juli 2022.

Oshae Jones petinju peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo didakwa 3 pidana
Oshae Jones petinju peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo didakwa 3 pidana ((Buda Mendes/Agence France-Presse/Getty Images))

Sosok Oshae Jones

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved