Politik

KPU Tanjabtim Tunggu Jadwal Verifikasi Faktual Partai Peserta Pemilu 2024

KPU Tanjabtim menunggu jadwal tahapan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober mendatang sampai dengan 4 November 2022 dari KPU RI.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Hendri Dunan
Tribunjambi/Rifani
Plt KPU Tanjab Timur, Abdul Haris. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Sembilan Partai politik (Parpol) telah melakukan mendaftarkan diri pada hari pertama pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 sejak Senin kemarin. Namun baru enam yang dinyatakan lengkap.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka pendaftaran Parpol yang akan bertarung di Pemilu 2024 mulai 1 Agustus hingga 14 Agustus mendatang. KPU Tanjabtim tengah menunggu jadwal untuk melakukan verifikasi faktual yang akan dilaksanakan pada 15 Oktober mendatang sampai dengan 4 November 2022.
"Jadi untuk verifikasi administrasi itu domainnya KPU RI, KPU kabupaten nantinya hanya domennya di verifikasi faktual," ujar Plt. KPU Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Abd. Haris, Selasa (2/8).
Menurut data dari KPU RI sudah ada 9 partai yang mendaftar untuk menjadi peserta Pemilu pada 2024. Namun, hanya ada enam yang dinyatakan lengkap dan tiga partai lainnya belum lengkap.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Samsedi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Samsedi. (Tribunjambi/Rifani)

Sementara itu, sebelum masukannya tahapan verifikasi Parpol pada 1 Agustus kemarin, Bawaslu kabupaten Tanjabtim telah menyurati Partai Politik (parpol) ke Kesbangpol dan melakukan road show to partai.
"Alhamdulillah sudah kita sambangi dan kita sosialisasi, kita sampaikan bahwa kehadiran kami ke kantor Parpol ini semata-mata melakukan pencegahan awal," kata ketua Bawaslu kabupaten Tanjung Jabung Timur, Samsedi.
Samsedi berujar, dalam road show yang dilakukan oleh Bawaslu, pihakya juga memberikan informasi apa saja yang diperbolehkan, apa yang tidak diperbolehkan oleh Parpol dalam melakukan pendaftaran Parpol.
"Sebelum tanggal 1 Agustus, kita dapat instruksi langsung dari Bawaslu RI melalui Bawaslu provinsi Jambi untuk menyurati Parpol ada tujuh poin, salah satunya menghimbau Parpol agar tidak memasukkan anggota Parpolnya yang berstatus ASN, Polisi, TNI dan lain sebagainya yang dilarang oleh undang-undang," ujarnya.
Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya baru menyambangi sejumlah Parpol saja, hal tersebut dikarenakan kedatangan Bawaslu Tanjab Timur ke kantor Parpol harus menyesuaikan Parpol itu sendiri.
"Kedatangan kami menyesuaikan bisa, tidaknya di sambangi. Hasil Konfimasi hanya beberapa Parpol seperti Golkar, PDI-P dan lain sebagainya," tambah Samsedi.
Sementara itu, Bawaslu kabupaten Tanjung Jabung Timur telah memantau sejumlah partai politik baru di Tanjung Jabung Timur. Samsedi melihat bahwa parpol tersebut sudah memiliki pengurus dan mengantongi data-data pengurus parpol -parpol tersebut.
"Kita juga telah melakukan komunikasi, sebagai tindakan pencegahan awal menjelang pendaftaran parpol," tutur Samsedi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved