Berita Batanghari

13 Pejabat Eselon II Pemkab Batanghari Dievaluasi, Bupati Sebut Kadis Kinerja Jelek akan Diganti

Panitia Seleksi (Pansel) dalam waktu dekat ini akan mengevaluasi 13 pejabat kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab)

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Panitia Seleksi (Pansel) dalam waktu dekat ini akan mengevaluasi 13 pejabat kepala dinas dan kepala badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari.

Pejabat Eselon II tersebut bakal mengikuti uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Pelaksanaannya akan dimulai pada 4-7 Agustus 2022 di ruang Pemeriksaan BPK samping Kantor Bappeda.

Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief mengakui evaluasi kinerja bawahannya sudah kali kedua dilakukan.

“Akhir tahun lalu, sudah pernah dilakukan dan saat ini yang ke 2. Hasil kemarin yang tidak baik kita kasih kesempatan. Kali ini kita lihat lagi, apakah kesempatan yang diberikan dimanfaatkan atau tidak,” katanya pada Senin (1/8/2022).

Fadhil mengatakan jika kebangetan maka tidak lagi diberi kesempatan, sebab masyarakat tidak sesabar itu. Masyarakat butuh penyelesaian masalah dengan sangat cepat.

“Kita evaluasi pekerjaannya per 6 bulan. Dan setiap bulan akan diingatkan berapa nilainya. Dan per 6 bulan dievaluasi dan diakumulasikan nilainya,” ujarnya.

Lanjutnya, setelah evaluasi melalui uji kompetensi ini dilakukan dan bawahanya diketahui memiliki kinerja yang belum kompeten maka akan diganti, jika sebaliknya bawahanya masih kompeten maka harus diberikan waktu.

“Tapi kalau sudah kinerjanya jelek dan tidak kompeten mau tidak mau harus diberikan ke pegawai lain yang lebih berhak,” tegasnya.

Sebagaimana keadilan itu ucapnya bukan hanya mempertahankan yang ada tapi memberikan peluang ke orang yang lebih mampu dan tidak boleh meletakan seseorang, tapi dia akan mendzolimi masyarakat Batanghari akibat kinerjanya tidak lebih baik.

“Kalau kerjanya tidak baik pasti pelayanan juga tidak baik, pasti yang salah Bupatinya karena meletakan kepala dinasnya yang tidak tepat. Tugas PPK itu adalah memberi kesempatan, supervisi dan mengevaluasi. Saat ini tahapan evaluasi,” jelasnya.

Adapun 13 kepala dinas dan kepala badan tersebut yaitu Mulawarmansyah, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Fauzan Azhari, Kepala Dinas Sosial, Ardani Z Putra Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, dr Elfi Yennie Kepala Dinas Kesehatan, Zulkifli Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Zailani Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Aminullah Kepala Dinas Perhubungan.

Selanjutnya, Irwan Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Achmad Haryono Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Mula P Rambe Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, M Ali Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Mara Mulya Pane Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Muhammad Saleh Kepala Badan Penelitan dan Pengembangan.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Siswa SMK Al Fattah Pelawan Sarolangun Terancam Hukuman Mati

Baca juga: Polres Sarolangun Ungkap Pelaku dan Identitas Mayat yang Ditemukan di Parit Kawasan Pelawan

Baca juga: Siaran Langsung Persebaya Surabaya vs Persita di Liga 1 Indonesia, Cek H2H & Prediksi Line Up

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved