Cawapres Prabowo tak Dibahas, Rapimnas Gerindra Diundur 13 Agustus. Cak Imin Diundang

Partai Gerindra batal menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada akhir pekan ini. Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Prabowo Subianto 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Partai Gerindra batal menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas) pada akhir pekan ini. Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Rapimnas yang sedianya digelar pada Sabtu 30 Juli 2022, diundur dua pekan menjadi 13 Agustus. Adapun lokasi penyelenggaraan rapimnas tetap di Sentul International Convention Centre (SICC), Bogor.

Dasco mengatakan pengunduran dilakukan lantaran Rapimnas akan digelar untuk mendeklarasikan Prabowo sebagai calon presiden (capres) sekaligus pengumuman koalisi bersama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). "Pertemuan dengan pihak PKB kemarin itu juga sudah kesepakatan, akhirnya kemudian Rapimnas pencapresan dan pengumuman koalisi akan dilakukan pada 13 Agustus. Hitung-hitungan hari baiknya begitu," kata Dasco di Gedung DPR, Senayan, Rabu (27/7).

Dasco menuturkan dalam hajatan Gerindra itu Ketum PKB Muhaimin Iskandar juga akan datang. Sebab, deklarasi koalisi juga akan melibatkan PKB. "Ya kalau deklarasi bersama kan enggak mungkin kita sendirian. Ya rencananya begitu (Cak Imin datang)," kata Wakil Ketua DPR ini.

Lantas, apakah kehadiran Cak Imin itu sinyal menjadi calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo? Mengenai hal itu, Dasco hanya menjawab singkat. "Kita nanti lihat saja," ungkap Dasco.

Dasco mengatakan bahwa dalam forum Rapimnas itu cawapres yang akan mendampingi Prabowo belum akan dibahas. Menurutnya, pembahasan cawapres akan dilakukan di forum lainnya berdasarkan AD/ART Partai Gerindra. "Menurut aturan kita itu soal cawapres akan ada forum lagi. Sehingga nanti setelah ini kita akan adakan lagi forum-forum yang akan diatur dalam anggaran dasar kita," kata Dasco.

Dasco juga menuturkan pihaknya masih membuka diri jika terdapat parpol lain yang ingin bergabung bersama koalisi yang dibangun dengan PKB. "Ya kita kan berharap bahwa koalisi akan bertambah, kita juga membuka kok dengan teman-teman dari partai lain untuk ikut masuk," tutup Dasco.

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved