Berita Tanjabtim

Hindari Angka Kematian Dalam Melahirkan, Dinkes Tanjabtim Minta Ibu Hamil Bersalin di Faskes

Dinas Kesehatan Tanjabtim mengimbau dan melakukan sosialisasi agar masyarakat mau melakukan persalinan di fasilitas kesehatan.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribun Network
Ibu Hamil masih bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Dinas Kesehatan Tanjabtim mengimbau dan melakukan sosialisasi agar ibu hamil mau melakukan persalinan di fasilitas kesehatan.

Seperti puskesmas di wilayah kecamatan masing-masing, dalam rangka menekan angka kematian melahirkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjabtim, Ernawati melalui Kabid Kesehatan Masyarakat, Ade Rinaldo mengatakan, melakukan sosialisasi ke rumah-rumah ibu yang sedang hamil untuk menyampaikan agar persalinannya dilakukan di fasilitas kesehatan.

Hal itu juga harus didukung dengan kelengkapan persalinan yang ada di fasilitas kesehatan.

"Petugas kita yang ada di Puskesmas juga terus mensosialisasikannya ke warga-warga, baik itu di rumah maupun saat pelayanan Posyandu," ujarnya, Selasa (26/7/2022).

Ade Rinaldo menjelaskan, bahwa untuk angka kematian setelah melahirkan di tahun 2022 sampai dengan bulan Juli ini, Angka Kematian Ibu (AKI) sudah ada sebanyak 3 kasus dan Angka Kematian Bayi (AKB) atau Neonatal itu 1 kasus.

Kemudian di tahun 2021 kasus AKI ada sebanyak 6 kasus, sedangkan AKB atau Neonatal di tahun 2020 sebanyak 20 kasus dan tahun 2021 16 kasus.

"Ya, mudah-mudahan tahun ini tidak ada lagi penambahan kasus kematian melahirkan. Intinya ibu hamil harus tetap kontrol, agar kondisi ibunya baik dan anaknya pun baik," ungkapnya.

Saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan proses persalinan melahirkan di rumahnya sendiri, sehingga tidak menjamin untuk keselamatan bagi ibu dan calon anaknya.

"Minsed masyarakat ini yang perlu di ubah. Jika mereka melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, setidaknya saat ada permasalahan, maka bisa langsung ditangani ada perna yang harus dilakukan."

"Untuk itu lah, kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan persalinan melahirkan di fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, Puskesmas, Polindes, di tempat praktek Bidan dan lain-lain," tuturnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: Harga Sawit di Tebo Selasa (26/7/2022) Rp 780 Per Kg, Petani Biarkan Buah Busuk di Pohon

Baca juga: Autopsi Ulang Jenazah Brigadir Yosua di RSUD Sungai Bahar Bakal Ditutup Tirai

Baca juga: Pemkab Merangin dan Universitas Terbuka Bersama Tingkatkan Kualitas SDM

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved