Batanghari Terima 4.200 Dosis Vaksin PMK, Maro Sebo Ulu Populasi Hewan Terbanyak

Pemerintah Kabupaten Batanghari bakal menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin penyakit kuku dan mulut (PMK) dari pemerintah pusat.

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Musawira
Irwan Kepala Disbunak Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Pemerintah Kabupaten Batanghari bakal menerima sebanyak 4.200 dosis vaksin penyakit kuku dan mulut (PMK) dari pemerintah pusat.

Dari jumlah tersebut, Dinas Perkebunanan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Batanghari akan memaksimalkan pendistribusian ke setiap kecamatan mengingat populasi hewan ternak di daerah ini berjumlah 36.000 populasi.

“4.200 dosis vaksin PMK harus betul-betul kita lakukan secara efektif. Vaksin ini tidak boleh diberikan kepada ternak yang sakit atau ternak yang sudah sembuh dari sakit,” kata Irwan Kepala Disbunak Batanghari, Jumat (22/7/2022).

Vaksin PMK ini merupakan dosis penyakit yang dilemahkan serta dimasukan ke dalam tubuh hewan yang sehat agar tubuhnya itu memiliki imunitas untuk mencegah penyebaran PMK.

“Saya sudah rapat dengan tim secara interen, kita membuat SOP ternak yang akan menerima dosis vaksin ini,” ujarnya.

Baca juga: Warga Tebo Ilir Resah, Ternak Kerbau Mulai Terserang Wabah Mirip PMK

Dengan mempertimbangkan jumlah yang terbatas maka pengalokasian ini harus secara adil dan merata di setiap kecamatan.

Lanjutnya sesuai dengan populasi yang dilihat, populasi hewan ternak terbanyak itu di Kecamatan Maro Sebo Ulu. 

“Nanti, pada 26 Juli mendatang akan kita launching vaksin PMK ini. Kita berharap Bupati, Wabup dan Sekda untuk melakukan penyerahan secara simbolis kepada peternak. Alokasinya ke kita, saya belum dapat laporan pendistribusiannya, tapi jumlahnya 4.200,” pungkasnya.

Baca juga: Ribuan Sapi di Jambi Kena PMK, Terbanyak di Muaro Jambi

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved