Berita Batanghari

Harga TBS Kelapa Sawit di Batanghari Naik Rp 300, Tengkulak Akui Harga Masih Belum Stabil

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Batanghari masih tergolong belum stabil.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Harga TBS Kelapa Sawit di Batanghari Naik Rp 300, Tengkulak Akui Harga Masih Belum Stabil 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Batanghari masih tergolong belum stabil.

Meski belum stabil, belakangan ini mengalami kenaikan sebesar Rp 300 perkilogram dari harga sebelumnya Rp 500 perkilogram ditingkat tengkolak.

Hal ini disampaikan Supriyadi (33) Tengkolak di Desa Teluk RT 02 Kecamatan Pemayung pada Rabu (20/7/2022).

Menurutnya, harga TBS kelapa sawit saat ini masih cukup rendah. Tetapi, ia mengharapkan harga kembali normal berkisar Rp 3.000.

“Saat ini Rp 800 perkilogram. Kalau di RAM Rp 1.075 perkilogram. Harapan saya kepada pemerintah cepat kembali normal,” katanya.

Dengan kondisi itu, penjualan ditingkat petani agak berkurang sebab TBS kelapa sawit sedang brondol.

“Biasanya dalam sebulan saya bisa menampung 30 ton saat ini 50 persennya yaitu 15-20 ton. Untung saja ada RAM selalu nerima, tapi ada juga yang tutup,” pungkasnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Polisi Asal Jambi Tewas Ditembak di Jakarta, Kondisinya Tragis

Baca juga: Ketua DPRD Provinsi Jambi Minta Babinsa Ikut Data Kemiskinan, Bedah Rumah dan Sosial

Baca juga: Sidang Cerai Perdana Nathalie Holscher, Pengacara Ayah Putri Delina: Kang Sule Ingin Hidup Damai

Baca juga: Fakta Baru Pernikahan Sesama Jenis, Erayani Mau Pinjam Uang Fotografer, Nominalnya Tak Masuk Akal

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved