Aturan Terbaru Bagi Penumpang Pesawat, Wajib Membawa Hasil Tes Antigen atau PCR

Aturan baru yang diteken Menteri Perhubungan ini untuk penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan domestik.

Editor: Rahimin
Tribunjambi/Yon Rinaldi
Suasana di Bandara Sultan Thaha Jambi. Pemerintah mengeluarkan aturan terbaru bagi penumpang pesawat selama pandemi Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM – Pemerintah kembali mengeluarkan aturan untuk penumpang pesawat terbang selama pandemi Covid-19 ini.

Peraturan baru tersebut untuk penumpang pesawat terkait protokol kesehatan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah meneken aturan terbaru terkait protokol kesehatan bagi penumpang pesawat terbang.

Aturan baru yang diteken Menteri Perhubungan ini untuk penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan domestik.

Bukan hanya sudah vaksin booster, penumpang pesawat membawa syarat lainnya.

Aturan baru itu termuat dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 70 Tahun 2022.

Aturan baru bagi penumpang pesawat terbang itu berlaku mulai 17 Juli 2022 dan mengatur soal syarat vaksinasi dan tes Covid-19.  

Sebelumnya, penumpang pesawat terbang mesti sudah divaksin booster jika ingin melakukan perjalanan.

Kali ini, penumpang pesawat dapat membawa hasil tes Antigen atau PCR. Hal itu jika penumpang belum vaksin booster.

Jika penumpang pesawat belum vaksin booster, bisa langsung dilakukan di bandara.

Ini aturan terbarunya:

  1. Penumpang dengan vaksin booster (3 dosis) tidak perlu menunjukkan hasil negatif tes PCR maupun antigen.
  2. Penumpang dengan vaksin lengkap (2 dosis) harus menunjukkan hasil negatif tes antigen (berlaku 1x24 jam) atau tes PCR (berlaku 3x24 jam) sebelum keberangkatan.
  3. Penumpang dengan vaksin pertama (1 dosis) Harus menunjukkan hasil negatif tes PCR (berlaku 3x24 jam) sebelum keberangkatan.
  4. Penumpang dapat melakukan vaksinasi dosis ketiga/booster di lokasi saat keberangkatan.
  5. Penumpang belum divaksin karena komorbid harus menunjukkan hasil negatif tes PCR (berlaku 3x24 jam) sebelum keberangkatan. Selain itu, harus menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat divaksinasi Covid-19.
  6. Penumpang 6-17 tahun wajib sudah divaksinasi Covid-19 minimal dosis lengkap (2 dosis), tanpa perlu menunjukkan bukti negatif tes PCR ataupun antigen.
  7. Penumpang 6 tahun ke bawah tidak perlu memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19 maupun hasil negatif tes PCR dan antigen. Selain itu, penumpang kategori ini harus didampingi orang yang sudah memenuhi ketentuan vaksinasi Covid-19 bagi penumpang domestik.

Menteri Perhubungan menjelaskan, syarat ini dikecualikan bagi angkutan udara perintis di daerah terluar, terdepan, dan tertinggal.

Selain itu, seluruh maskapai dan bandara wajib memakai aplikasi PeduliLindungi untuk memeriksa syarat perjalanan.

Penumpang pesawat terbang juga diwajibkan mencantumkan nomor induk kependudukan (NIK) saat reservasi tiket.

Menteri Perhubungan memastikan kapasitas angkut pesawat terbang dibolehkan 100 persen dengan tetap memberlakukan aturan protokol kesehatan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Syarat Perjalanan dan Masuk Mall Harus Sudah Vaksin Booster

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat Lagi, Masuk Mal dan Berpergian Wajib Vaksin Booster

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved