Kasus Suap APBD

4 Anggota DPRD Provinsi Jambi Periode 2014-2019 Dijebloskan ke Lapas Kelas IIA Jambi

4 eks anggota DPRD Provinsi Jambi itu  akan menjalani masa pidana badan di Lapas Kelas IIA.

Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI/MUHAMMAD FERRY FADLY
Lapas Klas II A Jambi. Di lapas ini 4 eks anggota DPRD Provinsi Jambi dijebloskan karena tersangkut kasus suap RAPBD 

TRIBUNJAMBI.COM - 4 anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 dijebloskan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Lapas Kelas IIA Jambi.

4 anggota DPRD Provinsi Jambi itu sudah diputuskan majelis hakim bersalah terkait kasus pengesahan RAPBD.

Ke 4 anggota DPRD Provinsi Jambi yang dijebloskan ke penjara itu yakni, Fahrurrozi, Wiwid Iswhara, Arrakhmat Eka Putra dan Zainul Arfan.

Kasus yang membelit keempatnya sudah berkekuatan hukum tetap.

Eks anggota DPRD Provinsi Jambi itu terpidana kasus suap pengesahan Rancangan APBD Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

Eks anggota DPRD Provinsi Jambi itu dieksekusi ke Lapas Kelas IIA sejak Rabu (29/6/2022).

Hal itu dikatakan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Kamis (30/6/2022).

"Ya, jaksa eksekutor KPK sudah melaksanakan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Tinggi (PT) Jambi dengan terpidana Fahrurozzi dkk yang berkekuatan hukum tetap," katanya.

Menurut Ali Fikri, 4 eks anggota DPRD Provinsi Jambi itu  akan menjalani masa pidana badan di Lapas Kelas IIA Jambi.

Masing-masing mendapat hukuman yang berbeda.

Fahrurrozi akan menjalani pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dikurangi masa penahanan.

Ia harus membayar pidana denda sebesar Rp 200 juta dan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 375 juta.

Arrakhmat Eka Putra bakal menjalani pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dikurangi masa penahanan.

Ia diharuskan kewajiban membayar pidana denda sebesar Rp 200 juta dan pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 50 juta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved