Berita Jambi

Anggota Dewan Kota Jambi Minta Pemerintah Turun Selesaikan Lonjakan Harga Sembako

DPRD Kota Jambi meminta pemerintah turun tangan mengatasi melonjaknya harga sembako di Kota Jambi.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Suci Rahayu PK
Tribunjambi.com/Darwin Sijabat
Anggota DPRD Kota Jambi Sutiono. Dia meminta pemerintah selesaikan persoalan harga sembako. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi minta pemerintah segera turun tangan atasi melonjaknya harga sembako di Kota Jambi dan antisipasi permainan spekulan.

Permintaan itu disampaikan Sutiono, selaku anggota DPRD Kota Jambi yang juga selaku Ketua Bapemperda, Senin (27/6/2022).

Sutiono mengaku prihatin terhadap kenaikan harga sembako yang terjadi belakangan ini di Kota Jambi.

Menurutnya, selain memicu inflasi, kenaikan harga tersebut juga membuat emak-emak resah.

"Sangat prihatin dengan kenaikan harga-harga bahan pokok yang ada di Kota Jambi. Sehingga memicu inflasi, memicu ibu-ibu rumah tangga tidak tenang," ujarnya.

Untuk itu dia menilai bahwa peranan pemerintah diminta hadir ditengah masyarakat dalam menyelesaikan persoalan harga yang tidak bersahabat dengan masyarakat.

"Disinilah peran pemerintah harus hadir untuk mengatur seperti apa ini, kok harga cabai mencapai Rp 100 ribu," katanya.

Mengatasi persoalan tersebut, pemerintah dan Satgas pangan dimintanya untuk segera turun melihat fakta dilapangan.

Dengan demikian diharapkan dapat mencari solusi atas permasalahan harga dan tidak menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.

Baca juga: Awal Juli Gaji ke-13 ASN Tanjabbar Cair

Baca juga: PPDB Kabupaten Tanjab Timur Mulai akan Dimulai 1 Juli Mendatang

Kepada dinas terkait diminta bekerja maksimal dalam menuntaskan persoalan itu. Sebab menurutnya anggaran telah disediakan.

"Kami minta kepada OPD untuk dapat mengatur, yang bisa mengatur ini kan pemerintah, OPD terkait sesuai dengan bidangnya masing masing. Kami minta untuk mengontrol dan mengawasi," katanya.

Saat ditanya mengenai adanya permainan oleh oknum dalam menaikkan harga itu dikatakannya harus ditelusuri. Sebab jika harga naik dari petani, maka hal itu tidak menjadi persoalan baginya.

"Apakah memang benar (kenaikan harga) di musim ini di petani, harus kita tahu. Kalau memang dari petani tentu kita dukung," ujarnya.

"Takutnya nanti ada permainan dari spekulan spekulan, jangan sampai terjadi. Ternyata barang banyak dibuat barang tidak ada, ini kita pemerintah harus hadir. Sehingga tidak terjadi kelangkaan yang kita hadapi saat ini," tegasnya.

Sebagaimana diketahui daftar harga per Sabtu (25/6/2022) di Kota Jambi untuk cabai Merah berkisar di angka Rp85 ribu-Rp90 ribu per kilogram. Cabai rawit Rp80 ribu sampai Rp100 ribu per kilogram. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Baca juga: Awal Juli Gaji ke-13 ASN Tanjabbar Cair

Baca juga: Pj Bupati Muaro Jambi Tinjau Pelayanan di Puskesmas, Kantor Camat dan Lurah di Jaluko

Baca juga: PPDB Kabupaten Tanjab Timur Mulai akan Dimulai 1 Juli Mendatang

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved