Berita Tanjabtim

Begini Cara Petani di Tanjabtim Akali Harga Pupuk yang Tidak Imbang Saat Harga Sawit Turun

Petani di Tanjabtim mengeluh dengan tidak imbang harga antara pupuk dan TBS saat ini, meski harga TBS sawit turun bebas harga pupuk tidak ada penuruna

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM/RIFANI HALIM
Harga Sawit di Tingkat Pengepul di Tanjabtim Hanya Rp Rp 250 Perkilogram 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK- Petani di Tanjabtim mengeluh dengan tidak imbang harga antara pupuk dan TBS saat ini, meski harga TBS sawit turun bebas harga pupuk tidak ada penurunan harga.

Seorang petani sawit di Kecamatan Geragai Purwanto berkata sejumlah warga yang sehari-hari bekerja sebagai petani sawit merasa berat untuk membeli pupuk dengan kondisi harga TBS yang kelewatan turunnya.

Lanjutnya, harga pupuk sawit saat ini tidak mengalami penurunan dan harganya masih sama seperti pada saat harga jual TBS sawit masih cukup mahal.

"Harga pupuk orea dulu cuman Rp 180 ribu. Kalau sekarang beli ngecer sekilonya Rp 18 ribu, jadi jatuhnya Rp 900 ribu sesaknya (50 kg). Harga itu bagi kami cukup tinggi, jadi kami dak berani untuk beli pupuk sekarang ni," sebutnya, Minggu (26/6/2022).

Purwanto menjelaskan,demi menjaga kondisi kebun sawit agar tetap sehat dan terawat harus mencari ide dengan cara merumput tanaman liar yang tumbuh dan menguntungkan campuran pupuk racikan sendiri agar pohon kepala sawit tetap terjaga.

"Sekarang harga sawit anjlok nian, harga di petani cuman Rp 450, kalau di pabrik sekitar Rp 700. Dengan harga segitu, jangankan mau beli pupuk, mau beli racun rumput pun kami merasa berat. Jadi kami cari cara lain, dengan cara mencampur garam dengan air untuk jadi racun rumput," terangnya.

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Tonton Video Pelaku Pernikahan Sesama Jenis di Jambi Gaet Korbannya Via Aplikasi Ini

Baca juga: Universitas Batanghari Kukuhkan 570 Wisudawan

Baca juga: Benarkah Hollywings Milik Hotman Paris? Terungkap sang Pemilik Sebenarnya

Baca juga: Pengusaha DO Sawit di Tanjabtim Sebut Harga TBS Turun 80 Persen, Cuma Untung Rp 20-30 Perkilogram

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved