Selasa, 5 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Paris Saint Germain

PSG Harus Membayar Pesangon Rp234 Miliar Untuk Pochettino Jika Memecatnya

PSG harus mengeluarkan biaya sebesar Rp234 Miliar untuk pesangon Mauricio Pochettino jika Raksasa Prancis memecatnya

Tayang:
Penulis: Zulkipli | Editor: Zulkipli
IG @pochettino
PSG Harus mengeluarkan uang untuk pesangon Pochettino sebesar Rp234 Miliar jika memecatnya sebelum kontraknya berakhir 

TRIBUNJAMBI.COM - PSG siap melepas Mauricio Pochettinno meski harus membayar peangon untuk pelatih asal Argentina itu.

PSG dilaporkan harus membayar pesangon untuk Pochettino sebesar 15 juta Euro (sekitar 234 miliar rupiah), jika memecatnya sebelum berakhir masa kontralnya.

Menurut laporan 90 Min, PSG terus merayu Pochettino untuk menurukan angka tersebut, namun pelatih yang sempat menukangi Tottenham Hotspur itu tetap mewajibkan Les Parisien membayar penuh pesangonnya.

Dana 15 juta euro juga tak seluruhnya diperuntukkan bagi Pochettino, dia harus memberikan tiga juta euro pada staf-stafnya, yakni Julian Perez, pelatih kiper, Toni Jimenez, Miguel D'Agostino dan Sebastian selaku pelatih fisik.

Paris Saint-Germain pun nampaknya sudah tak perlu mencari suksesor Pochettino, kabar terakhir mereka disebut sudah menemukan kesepakatan dengan Christophe Galtier.

Menurut RMC Sport, Christophe Galtier yang kini melatih Nice tampaknya masih ditempatkan dengan baik dalam daftar calon pelatih Mbappe dan kawan-kawan.

Pelatih Nice Christophe Galtier Masuk Daftar calon pelatih baru PSG Untuk Gantikan Pocchettino
Pelatih Nice Christophe Galtier Masuk Daftar calon pelatih baru PSG Untuk Gantikan Pocchettino (Instagram/ @ogcnice)

Lebih lanjut, laporan tersebut menunjukkan bahwa pelatih Nice hanya bersaing dengan satu pelatih lain, yang namanya belum disaring.

Media Prancis menambahkan bahwa Galtier tidak lagi menyembunyikannya secara pribadi, dia ingin bergabung dengan PSG dan proyek paling ambisius dalam karirnya sejauh ini.

Baca juga: Chelsea Jadi Favorit Untuk Mengontrak Neymar dari PSG Ketimbang Manchester United Dan Barcelona

Manajer Nice saat ini akan bersatu kembali dengan Campos, yang sama-sama berada di Lille OSC ketika mereka memenangkan liga pada 2020-21.

Dengan Nice dilaporkan mencari manajer lain untuk musim 2022-23, menjadi lebih jelas bahwa Galtier tidak akan memiliki hambatan jika Campos memilih ahli taktik Prancis untuk bergabung dengannya di Paris.

Paris Saint-Germain memang menjadi salah satu klub yang mampu tampil cukup baik di musim 2021/22.

Walau kembali gagal mewujudkan target untuk memenangkan Liga Champions dan harus tersingkir di babak 16 besar, mereka tetap berhasil menutup musim dengan gelar Ligue 1.

Baca juga: Presiden PSG Al-Khelaifi Yakin Performa Messi Akan Jauh Lebih Baik Musim Depan di Paris

Baca juga: Zinedine Zidane Buka Peluang Untuk Melatih PSG, Jangan Pernah Katakan Tidak Pernah

Simak Berita Terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

 

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved