Jumat, 17 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tantangan Kuliah di Amerika Menurut Dewi, peraih beasiswa S2 Fulbright Oklahoma State University 

Bisa menempuh pendidikan di luar negeri sudah menjadi impian Dewi Susilawati sejak lama. Dan kini dia bisa mewujudkan impiannya itu.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Dewi Susilawati, peraih beasiswa S2 Fulbright Oklahoma State University  

 

TRIBUNJAMBI.COM - Bisa menempuh pendidikan di luar negeri sudah menjadi impian Dewi Susilawati. Impian tersebut berhasil dia raih setelah mencoba berkali-kali melamar beasiswa

Dan akhirnya PNS Guru di SMAN 4 Kota Jambi ini berhasil meraih beasiswa S2 Fulbright, Amerika Serikat di Oklahoma State University (Master of Science), OHIO 2020. Saat ini dia telah pulang ke Jambi dan kembali fokus mengajar. 

Selama dua tahun berkuliah dia merasa sangat menyenangkan dan juga penuh tantangan karena perbedaan suku, budaya, adat, bahasa, iklim, dan perbeda sistem pendidikan. Butuh waktu dua minggu untuknya menyesuaikan diri. 

Tetapi yang paling menantang baginya adalah perbedaan iklim dan cuaca ekstrem di Amerika. 

"Tantangan terbesar adalah ketika bagaimana kita yang biasa berada di daerah tropis melawan dinginnya suhu yang mencapai minus 27 derajat selsius, pada saat musim dingin minus 26, dan ketika datang itu Januari 2016 itu belum salju tapi sudah winter, jadi saat pintu bandara itu kebuka itu saya langsung 'Oh my God this is so cold'," kenangnya. 

Karena cuacanya yang ekstrim, sangat sulit baginya untuk menyesuaikan diri di awal sehingga Dewi harus mempersiapkan diri dengan baik. 

"Tapi ada excited nya, kapan turun saljunya nih supaya bisa main salju dan seluncuran," ungkapnya. 

Selama menempuh pendidikan S2 di Oklahoma University dia juga memanfaatkan waktu untuk bersosialisasi dengan mahasiswa dari negara lain dan terus mengasah bahasa Inggrisnya. 

Sebagai mahasiswa dia diharuskan terlibat langsung kegiatan di dalam kelas, bukan hanya sekedar tamu dari program pemerintah, tapi diposisikan sebagai mahasiswa internasional. 

"Di situlah kita berkesempatan mempraktekkan bahasa Inggris setiap hari dengan teman di kelas. Berdiskusi juga semuanya dalam bahasa Inggris komunikasi dengan teman, dosen, semuanya dalam bahasa Inggris," ujarnya. 

Sama seperti kebanyakan mahasiswa yang kuliah di luar negeri, banyak hal-hal dari Indonesia yang membuat rindu. Tapi bagi Miss Dewi hal yang paling dia rindukan dari Indonesia adalah siswanya. 

"Saya kangen dengan siswa saya. Saya tidak tahu kenapa mungkin karena saya terlalu mencintai pekerjaan saya. Selalu dalam hati saya sudah sampai di sini, anak-anak kalian bisa deh (kuliah di luar negeri). Saya berpikir anak-anak kita bisa," pungkasnya.

Baca juga: Kegiatan kolaboratif UIN STS Jambi-MSU Amerika Serikat Berjalan dengan Pesat

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved