Hanya 20 Persen Kelompok Tani Aktif di Kota Sungai Penuh

Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh terus memberikan bantuan kepada kelompok tani agar bisa maju.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Seorang petani di lahan sawah miliknya. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh terus memberikan bantuan kepada kelompok tani.

Bantuan itu bertujuan agar pertanian dan ketahanan pangan terus meningkat dan maju. Namun tujuan tersebut tidak selaras dengan kemajuan pertanian di Kota Sungai Penuh.

Dimana di Kota Sungai Penuh ada 600 kelompok tani yang tersebar di delapan kecamatan dengan tujuh BPP (Badan Penyuluh Pertanian). Namun tidak semua kelompok tani ini aktif.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh, Armen SP mengatakan dari jumlah tersebut kurang lebih 100 kelompok tani yang aktif atau sekira 20 persen. 

“Saya minta pada PPL agar melakukan seleksi atau di data ulang kelompok tani yang ada, bagi kelompok tani yang tidak aktif dibubarkan saja,” sebutnya. 

Armen menegaskan, pada PPL saat menyusun RDKK Pupuk Bersubsidi (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) untuk satu tahun disusun berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani.

“Saya tidak mau RDKK Pupuk Bersubsidi hanya disusun oleh ketua kelompok tani tanpa melalui musyawarah dengan anggota kelompok,” jelasnya.

Untuk yang akan datang tidak perlu membentuk kelompok tani baru, kelompok tani yang tidak aktif dibubarkan saja.

“Lebih baik membina kelompok tani aktif dari pada mempertahankan kelompok tani yang tidak aktif,” tegas Armen.

Baca juga: Harga Sawit Rp400 Sekilo, Petani di Tebo: Kalau Seperti Ini Mau Makan Apa?

Baca juga: Harga TBS Kelapa Sawit Turun Drastis, Petani di Muaro Jambi Pilih Tak Panen

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved