Bandara Sultan Thaha Jambi Adakan Pelatihan Kuliner Buat Ibu Rumah Tangga

Sekitar 30 orang ibu rumah tangga ikuti pelatihan kuliner program tangung jawab sosial lingkungan (TJSL ) Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (21/6).

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/M Yon Rinaldy
Sekitar 30 orang ibu rumah tangga ikuti pelatihan kuliner program tangung jawab sosial lingkungan (TJSL ) Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (21/6). 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI - Sekitar 30 orang ibu rumah tangga ikuti pelatihan kuliner program tangung jawab sosial lingkungan (TJSL ) Bandara Sultan Thaha Jambi, Selasa (21/6/2022).

Hadir dalam acara ini EGM Bandara Sultan Thaha Jambi Siswanto, Camat Jambi Selata Alfin, istri Camat Paal Merah Emi Agustiawati, dan ketua Periswara II KC Bandara Sultan Thaha Jambi Yuli Rosalina.

Dalam program ini, peserta akan dilatih membuat pempek, kue lapis dan kue kering untuk kebutuhan komersil.

Program ini di khususkan untuk wanita berumur 20 tahun atas yang paham internet dan berlokasi di sekitar Bandara Sultan Thaha Jambi.

Pelatihan sendiri bertujuan untuk menciptakan pelaku UMKM baru sehingga dapat membatu prekonomian keluarga.

Bertindak sebagai tenaga pengajar Pipit Prihartini owner dari LKP Abdel Baking Course ( ABC ), yang mana sepak terjangnya telah diakui bahkan ke manca negara dalam memberikan pelatihan pembuatan kuliner Nusantara.

LKP Abdel Baking Course ( ABC ) sendiri merupakan UKM Binaan Bandara Sultan Thaha Jambi.

Siswanto, EGM Bandara Sultan Thaha Jambi dalam kata sambutanya mengatakan untuk menganggap pelatihan yang dilakukan ini sebagai media untuk menambah ilmu dan bisa bermanfaat bagi peserta.

"Kita inginkan menciptakan mentor-mentor baru yang bisa menularkan keterampilannya," ujarnya.

Sementara itu Camat Jambi Selatan, Alfin mengucapkan terimah kasi kepada EGM Bandara Sultan Thaha Jambi yang telah peduli terhadap masyarakat khususnya di sekitar bandara Sultan Thaha Jambi.

"Pada pelatihan ini ia berharap agar ibu-ibu yang ikut bisa menjadi pelaku UMKM yang baik sehingga bisa membatu prekonomian keluarga," katanya.

Pelatihan sendiri dilakukan selama tiga hari, hari pertama pelatihan pembuatan pempek dan cuko, hati kedua pelatihan membuat kue lapis dan kering sedangkan hari ketiga diskusi dan pemantapan materi.( Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).

 

Baca juga: Libur Sekolah, Jumlah Penumpang di Bandara Sultan Thaha Jambi Diprediksi Meningkat

Baca juga: Jelang Kedatangan Wakil Presiden Ruang VIP Bandara Sultan Thaha Jambi Sudah Steril

Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved