Rumah Berkonsep Villa Ini Berada di Tengah Kota Jambi
Bagaimana rasanya tinggal di villa yang berada di tengah Kota Jambi? rumah milik Elfira Toqwy ini bisa jadi contohnya.
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berlibur ke villa memang menyenangkan untuk melepas penat akibat padatnya rutinitas.
Tetapi tidak semua orang bisa berlibur ke villa, karena terkendala ekonomi. Bagaimana tidak, memiliki villa bukanlah perkara yang murah.
Namun itu tidak berlaku utuk Elfira Toqwy. Sebab Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kotabaru, Jambi ini bisa liburan ke villa setiap hari.
Vira memiliki rumah pribadi yang dikonsep layaknya sebuah villa, lengkap dengan halaman yang luas dan lingkungan yang asri.
Yang menarik, rumah berkonsep villa ini lokasinya berada di tengah Kota Jambi, yaitu di Lorong Purnama, Kota Baru.
Jika, Tribunners berkunjung ke rumahnya akan dibuat kagum dengan desain rumah kayu yang memadukan unsur modern dan tradisional.
Rumahnya dibangun semi panggung dengan bahan utama kayu.
Banyaknya pepohonan menghadirkan suasana asri di tengah hutan tropis Indonesia.
Bukan hanya rumah, Vira juga membuat kebun mini untuk menaman beberpa jenis sayuran.
Halaman rumahnya yang cukup luas sering dijadikan tempat berkumpul bersama teman-temanya.
Untuk menuju kerumahnya kita mesti melewati jembatan kayu yang artistik.
Vira mengatakan rumah villanya itu berkonsep Vintage Rustic.
"Kita menggabungkan dua konsep rumah di sini," ujarnya (18/6/2022).
Rumah yang mengusung konsep rustic menghadirkan kesan alami, dari material yang tidak dihaluskan, seperti kayu, batu, logam, dan sebagainya.
Gaya rustic di rumah Vira makin dipertegas dengan adanya beberapa pohon kayu di sekitar rumahnya sehingga sangat terkesan menyatu dengan alam.
Sedangkan gaya vintage mengusung jenis desain yang memiliki atmosfer ruang yang modern dengan tambahan elemen dekorasi yang cenderung antik.
Hal-hal ini dapat ditunjukan dengan kehadiran barang-barang lama dan perabotan antik.
Beberapa bagian rumah menggunakan material kayu bekas potong yang tidak terpakai.
Vira mengatakan untuk mengumpulkan kayu tersebut dia membutuhkan waktu cukup lama, apalagi dia menggunakan jenis kayu bulian dan punak sebagai dindingnya.
"Untuk mengumpulkan materialnya saja butuh waktu belasan tahun," katanya.
Berbeda dengan ruang utama, bagian dapur justru dibuat dengan gaya modern.
Vira mengatakan dipilihnya ide rumah villa ini karena ingin menghadirkan suasana Villa dalam kehidupan sehari-hari sehingga bisa menghadirkan suasana tenang dan nyaman.
"Kan enak ti, setiap hari serasa liburan," katanya.
Derry Angga Satria (43) suami Vira yang suka dengan offroad juga menyukai rumah kayu.
"Gimana ya, tinggal di rumah yang terbuat dari kayu itu rasanya nyaman baget dan adem," katanya
Selain itu, rumah jenis ini sangat hemat energi, sehingga menekan pengeluaran khusunya untuk listrik.
"Ya karena sudah adem ya, jadi kita tida perlu menghidupkan AC," pungkasnya.(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi).
Simak berita terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rumah-villa-di-kota-jambi.jpg)