Kasus investasi Bodong, Polda Jambi Minta Kepala Cabang PT DHD Serahkan Diri

Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi terus melakukan pengejaran terhadap Aliman, Kepala Cabang PT Darsa Harka Darussalam.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
Istimewa
Ditreskrimum Polda Jambi akhirnya resmi menyita puluhan aset kolam PT Darsa Haria Darussalam (DHD) yang berada di kawasan Sungai Gelam, Muaro Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi terus melakukan pengejaran terhadap Aliman, Kepala Cabang PT Darsa Harka Darussalam (DHD) Fram Mintra Indotama Jambi.

Aliman sendiri diketahui telah ditetapkan sebagai DPO dalam dugaan kasus penipuan investasi lele beberapa waktu lalu.

Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan bahwa keberadaan yang bersangkutan hingga ditetapkan sebagai DPO, saat ini keberadaan pelaku belum ditemukan. 

"Keberadaan pelaku belum diketahui. Tim masih terus mencari dan memburu keberadaan yang bersangkutan," katanya Minggu (12/6/2022).

Kaswandi menjelasjan, Aliman tidak kooperatif sejak adanya pemanggilan pertama dan kedua.

"Yang bersangkutan terus mangkir dari pemanggilan itu tanpa alasan. Dan hingga saat ini keberadaan yang bersangkutan masih terus dilakukan pencarian oleh Tim," jelasnya.

Pihaknya pun juga meminta kepada yang bersangkutan untuk menyerahkan diri. 

"Saya himbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri," tandasnya.

Baca juga: Polda Jambi Buru Aliman, Kepala Cabang PT DHD atas Kasus Investasi Ternak Lele

Diketahui sebelumnya, Tim Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi menetapkan Aliman, Kepala Cabang PT PT Darsa Harka Darussalam (DHD) Farm Mitra Indotama Jambi sebagai tersangka dugaan kasus penipuan investasi ikan lele yang sempat viral beberapa waktu lalu. 

Aliman, Kepala Cabang PT DHD Jambi yang juga tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan investasi lele manglir dalam panggilan pertama Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi.

"Tersangka harusnya hadir dalam pemeriksaan hari Jumat lalu, namun dia tidak datang tanpa alasan kepada penyidik atau bersikap tidak kooperatif," kata Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan, Minggu (3/4).

Kaswandi menyampaikan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kedua terhadap Aliman, dan dari informasi yang didapat, Aliman juga masih berada di Jambi.

"Akan kita layangkan panggilan kedua dengan membawa tersangka ke Mapolda Jambi, Rencananya minggu depan akan kita panggil dan upayakan penjemputan paksa," pungkasnya.

Baca juga: 30 Orang di Merangin Jadi Korban Investasi Bodong, Kerugian Capai Rp8 Miliar 

Total, polisi menerima 69 laporan dengan estimasi kerugian mencapai miliaran rupiah. 

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved