Harga Telur Terus Naik, di Merangin Tembus Rp52 Ribu Per Karpet 

Harga telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Merangin terus mengalami kenaikan hingga Rp 52 ribu per karpet.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Harga telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Merangin terus mengalami kenaikan hingga Rp 52 ribu per karpet. 

 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Harga telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Merangin terus mengalami kenaikan hingga Rp 52 ribu dari harga sebelumnya Rp 45 ribu per karpet.

Salah satu pedagang di Pasar Baru Kota Bangko, Kabupaten Merangin, H Sitos mengungkapkan kenaikan tersebut mulai terjadi setelah lebaran.

Kenaikan harga telur yang juga terjadi di daerah lain itu, diperkirakan dipicu akibat permintaan pasar yang cukup tinggi.

"Mungkin penyebab kenaikan harga telur ini dipicu oleh tingginya permintaan dan mahalnya harga pakan ayam di tingkat peternak," ujarnya. 

Pedagang memprediksi harga telur ayam akan terus naik jika harga pakan ayam terus melambung.

Kenaikan harga telur ayam pun berimbas pada menurunnya jumlah pembeli, sehingga pedagang mendesak pemerintah dan instansi terkait turun tangan untuk mengatasi tingginya harga telur ayam ini.

"Pemerintah harus segera turun tangan melihat permasalahan ini, karena telur ini dikonsumsi semua kalangan. Kalau tetap dibiarkan bisa bisa gaduh," katanya.

Keresahan pedagang dan pembeli tersebut dikhawatirkan terjadi ditengah bahan sembako lainnya juga melambung tinggi.

Baca juga: Anggota DPRD Provinsi Jambi Harapkan Pemerintah Bantu Pasarkan UMKM Masyarakat Merangin

Baca juga: Musharudin Dorong Pembentukan Program Pemberdayaan Ekonomi Kreatif di Kawasan Geopark Merangin.

Baca juga: Musharudin Apresiasi dan Dukung Geopark Merangin Diakui UNESCO

(Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat) 

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved