Breaking News:

Presiden Jokowi Sampaikan Duka Cita Atas Kepergian Eril Putra Ridwan Kamil

Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut berduka cita atas kepergian Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Tangkapan layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-Tim SAR Swiss telah melakukan pencarian selama tujuh hari sejak Emmeril Kahn Mumtadz (Eril), putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dinyatakan hilang terseret arus di Sungai Aare, Swiss.

Namun, Eril belum ditemukan hingga kini. Tim SAR Swiss pun akhirnya menyatakan Eril tenggelam.

Tim SAR Swiss juga telah mengubah status pencarian Eril dari missing person, menjadi drowned person atau orang tenggelam.

Keluarga besar Ridwan Kamil juga telah ikhlas dan menganggap Eril telah meninggal dunia.

Presiden Joko Widodo juga turut berduka cita atas kepergian Eril.

"Inalilahi wainalilahi rojiun, semua milik Allah akan kembali kepadanya. Semua dari kita. Kita tidak tahu mengenai kematian itu adalah misteri," kata Presiden usai membuka balapan Formula E Jakarta, seperti dikutip dari Kompas.tv, Sabtu (4/6/2022).

"Saya sampaikan duka cita mendalam kepada pak Gubernur Jawa Barat, Pak Ridwan Kamil dan keluarga, semoga diberikan keiklasan dan kesabaran dalam menghadapi ini," kata Jokowi

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menjelaskan, saat mendengar kejadian Emmeril Kahn Mumtadz hilang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pemerintah turut memberikan bantuan melalui Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Bern, Swiss.

Baca juga: Pejabat Swiss Temui Ridwan Kamil, Pencarian Eril Jadi Prioritas Utama

Jokowi mengaku dirinya turut mengikuti perkembangan pencarian Emmeril Kahn Mumtadz yang hilang di Sungai Aare, Swiss

Sebelumnya Eril dikabarkan hanyut terbawa arus saat berendang di Sungai Aare, Bern, Swiss, sekitar pukul 10.00 waktu setempat dengan cuaca cerah, Kamis (26/5) pekan lalu. 

Baca juga: Ridwan Kamil dan Istri Sudah Mengikhlaskan Eril Sudah Meninggal Dunia, Warga Diminta Salat Gaib

Sungai Aare merupakan sungai yang membentang sepanjang 288 km dan menjadi sungai terpanjang di Swiss.

Kala itu Eril sedang berenang bersama adik, sedangkan sang ibu tidak ikut. Kegiatan itu dilakukan Eril di sela aktivitas mencari sekolah jenjang strata dua.

Menerima kabar Eril tebawa arus, Ridwan Kamil yang sedang melakukan perjalanan dinas di Inggris bersama delegasi Pemprov Jawa Barat langsung pergi ke Swiss untuk ikut dalam proses pencarian.

Selama tujuh hari, Ridwan dan Atalia ikut dalam proses pencarian Eril.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved