Pemilihan Presiden 2024

Pengamat Prediksi Prabowo Dukung Anies Baswedan dan AHY di Pilpres, Ini Alasannya

Anies Baswedan diyakini mendapatkan tiket untuk maju pada Pemilihan Presiden mendatang.

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/5/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM - Pengamat politik memprediksi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Pemilihan Presiden 2024.

Anies Baswedan diyakini mendapatkan tiket untuk maju pada Pemilihan Presiden mendatang.

Hal itu dikatakanPengamat Politik Moh Naufal Dunggio.

Menurut Naufal Dunggio, partai pengusung Anies Baswedan sama dengan partai yang mendukungnya pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu.

“Akan terulang lagi partai-partai yang mendukung Anies di Pilpres seperti yang terjadi di Pilgub DKI yang lalu. Anies didukung partai-partai seperti PKS, Gerindra, dan Demokrat. Kenapa begitu? Karena partai-partai akan mendukung calon yang berpeluang kuat menang dalam Pilpres,” katanya, Rabu (1/6/2022).

Dikatakan Naufal Dunggio, Partai Demokrat ikut bergabung karena Anies Baswedan akan berpasangan dengan Ketua Umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurut Naufal Dunggio, pasangan tokoh muda ini merupakan duet maut.

“Dua anak muda yang kuat. Satu sipil dan satu militer. Perpaduan yang cocok untuk mengatasi persoalan bangsa. Ego sebagai orang tua itu akan dipaksa legowo untuk menyerahkan persoalan bangsa ini kepada kedua anak muda ini,” ujarnya.

Naufal Dunggio juga bilang, Prabowo Subianto akan legowo memberikan kesempatan kepada dua tokoh muda tersebut untuk tampil.

“Sudah pasti Pak Prabowo akan legowo yuniornya yang maju. Pak Prabowo seorang kesatria yang paten, bukan jenderal kaleng-kaleng,” katanya.

Apalagi, kata Naufal Dunggio, Prabowo Subianto sudah tiga kali maju dalam Pemilihan Presiden tapi selalu menelan kegagalan dan merasa dicurangi.

“Jadi kita biarkan Pak Prabowo istirahat di hari tuanya dengan menyerahkan kepemimpinan bangsa ini kepada yang lebih muda, smart dan sudah teruji kepimpinannya,” ujarnya.

Dijelaskan Naufal Dunggio, dukungan Prabowo Subianto kepada pasangan Anies-AHY tidak lepas dari adanya komunikasi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pendiri Partai Demokrat.

“Pembicaraan antar jenderal beda dengan sipil. Kalau antar sipil yang dibicarakan hanya mencari kekuasaan. Kalau sesama jenderal yang didikusikan adalah kemajuan dan keamanan bangsa dan negara,” ujarnya.

Naufal Dunggio yakin bila Gerindra, PKS, dan Demokrat berkoalisi sebagai pengusung Anies-AHY, duet ini akan memenangkan Pemilihan Presiden.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved