Berita Merangin

Terduga Pelaku Pelecehan di Merangin Ditetapkan Tersangka, Pasal Ini akan Menjeratnya

Berita Merangin-Terduga pelaku, YW (24) ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Merangin atas dugaan pelecehan..

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
Darwin Sijabat/tribunjambi
Pelaku pelecehan anak di bawah umur dibekuk Polres Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Terduga pelaku, YW (24) ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Merangin atas dugaan pelecehan terhadap anak di bawah umur. 

Kapolres Merangin melalui Kasat Reskrim, AKP Indar Wahyu Septian membenarkan penahanan tersangka menyebutkan bahwa pelaku sudah disidik.

"Terduga pelecehan terhadap anak di bawah umur sudah sidik dan sudah dilakukan penahanan," ujarnya, Senin (30/5/2022).

Terduga pelaku pun saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Merangin. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan pelanggaran tindak pidana pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam pasal 76D jo pasal 81.

Selain itu, terduga pelaku juga disangkakan Pasal 76E jo pasal 82 UU No 17 tahun 2016 tentang perpu No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan.

Yusma Wendi (24), remaja di Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin diamankan polisi akibat aksi bejatnya hendak melecehkan gadis di bawah umur pada Kamis (26/5/2022).

Informasinya, upaya pelecehan tersebut dilakukan pelaku dengan mengajak korban yang merupakan anak di bawah umur, sebut saja Melati ke sebuah penginapan. 

Mendapatkan laporan atas dugaan pelecehan itu, Satreskrim Polres Merangin melakukan penyelidikan dan mengungkapnya.

Pelaku dilaporkan oleh keluarga korban yang merupakan warga Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berawal pelaku menjemput korban dari rumah temannya di Kecamatan Batang Masumai, Kabupaten Merangin.

Bukannya menghantarkan ke rumah, pelaku malah membawa korban ke sebuah penginapan untuk disetubuhi. 

Hal itu diketahui dari beberapa keterangan yang didapatkan Tribunjambi.com, di penginapan itu pelaku mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri. 

Korban pun menolak ajakan pelaku untuk berbuat zina tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved