Siswa SMAN 3 Muaro Jambi Mogok Belajar, Minta Kepala Sekolah Diganti

SMAN 3 Muaro Jambi terus bergejolak. Setelah ratusan siswanya mendemo kepala sekolah, kini siswa tersebut melakukan mogok sekolah.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM/MONANGWIDYOKO
Puluhan siswa SMA Negeri 3 Muaro Jambi menggeruduk Kantor Gubernur Jambi menuntut pencopotan jabatan Kepala Sekolah SMAN 3 Muaro Jambi. 

 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI -- SMAN 3 Muaro Jambi terus bergejolak. Setelah ratusan siswanya mendemo kepala sekolah, kini siswa tersebut melakukan mogok sekolah.

Terhitung hari ini, Jumat (27/5) siswa tersebut telah lebih satu minggu tidak sekolah. Mereka mau sekolah apabila kepala sekolahnya diganti.

Siswa menyebut jika selama kepemimpinan kepala sekolah saat ini tidak ada kemajuan. Bendera tidak pernah diganti, lapangan basket tidak boleh digunakan. Selain itu, selama ini tidak pernah ada lomba tingkat sekolah. Siswa juga menyebut jika kepala sekolah tidak pernah tepat waktu untuk datang ke sekolah.

Persoalan ini juga pernah disampaikan oleh siswa di depan kantor Gubernur Jambi, dimana saat itu siswa melakukan aksi demonstrasi. 

Menurut siswa, selama ini para siswa dimintai uang iuran pensi sebesar Rp 75 ribu setiap tahunnya. Namun pergelaran seni tidak pernah dilaksanakan sudah beberapa tahun belakangan.

"Alasannya pandemi, tidak ada dana. Padahal sekolah lain boleh melaksanakan pensi dengan prokes, bilang tidak ada dana sementara para siswa sudah iuran, dikemanakan uang iuran pensi kami," ungkap siswa.

Baca juga: Proyek Pengaspalan di Mekar Sari Tak Ada Kemajuan, DPRD Minta Kontraktor Segera Bekerja

Selain tuntutan kejelasan uang pensi, para siswa ini juga menuntut kejelasan uang komite sekolah.

Para siswa mengaku setiap bulan membayar uang komite sebesar Rp50 ribu. Uang tersebut juga digunakan sebagai uang komputer. Sedangkan siswa tidak menikmati fasilitas komputer di sekolah.

Informasi mogok belajar ini sudah sampai ke telinga anggota DPRD Muaro Jambi. Bahkan untuk mengetahui kebenarannya, anggota Komisi I DPRD Muaro Jambi Ulil Amri bersama Usman Khalik (Anggota PDI Perjuangan) dan Aidi Hatta (PAN) turun langsung ke sekolah tersebut guna mengetahui pokok persoalan hingga akhirnya melakukan rapat bersama para guru di sana. 

Ulil Amri saat dikonfirmasi membenarkan jika para siswa SMAN 3 Muaro Jambi sudah 6 hari melakukan mogok belajar. Mereka menuntut agar Kepala Sokalah yang menjabat saat ini untuk mundur dari jabatannya. 

"Para siswa itu sudah 6 hari mogok belajar, mereka menuntut agar Kepseknya mengundurkan diri," Sebut Ulil Amri.

Lanjutnya, dari hasil pertemuan dengan pihak sekolah tersebut diketahui salah satu alasan para siswa menuntut Kepsek tersebut mundur adalah karena selama kepemimpinan Kepsek selama lebih kurang 2 tahun, kegiatan ekstra kurikuler dan kegiatan keagamaan tidak pernah terlaksana.

Baca juga: Anggota DPRD Muaro Jambi Berang Lihat Proyek di Kumpeh: Ini Progresnya Nol!

"Siswa di situ, pada tanggal (07/03/2022) pernah melakukan demo di sekolah, namun tidak ada tindak lanjut, kemudian demo lagi pada tanggal (10/03/22) di kantor Gubernur, juga belum ada tindak lanjut," kata Ulil Amri

"Atas dasar laporan dan permintaan msyarakat, kami Komisi I DPRD Muaro Jambi turun ke sekolah dan mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah untuk menyerap informasi dan aspirasi," kata.

Anggota DPRD Muaro Jambi berharap, Pemerintah Provinsi Jambi atau Instansi terkait dapat segera mengatasi persoalan ini. Jangan sampai kegiatan pendidikan di sekolah tersebut menjadi terhambat. 

"Walaupun kewenangannya ada di Provinsi, Kami minta persoalan ini segera diselesaikan. Jangan sampai berlarut larut, kasian anak tidak bisa sekolah," tandasnya.

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved