Barcelona
Pique : Saya Menangis Ketika Messi Tinggalkan Barcelona "Dia Seperti Dewa"
Kepindahan Lionel Messi dari Barcelona ke Paris Saint-Germain mengirim gelombang kejutan ke seluruh dunia dan membuat Gerard Pique sangat kecewa.
TRIBUNJAMBI.COM - Gerard Pique menangis setelah kepergian Lionel Messi dari Barcelona, tetapi bek tengah itu mengatakan dia bisa mengerti mengapa mantan rekannya bergabung dengan Paris Saint-Germain.
Hubungan 21 tahun Messi dengan Barcelona, 16 di antaranya dihabiskan sebagai bagian dari skuad senior, berakhir Agustus lalu ketika ia menandatangani kontrak dengan PSG sebagai agen bebas.
Pemain internasional Argentina memenangkan setiap trofi yang tersedia bersama Barcelona dan pergi sebagai pencetak gol terbanyak klub sepanjang masa dengan 672 gol dalam 778 penampilan.
Kepergian tahun lalu menjadi kejutan besar pada saat itu, dengan situasi keuangan raksasa Catalan yang berarti mereka tidak dapat menyetujui masa jabatan baru di bawah batasan gaji LaLiga.
Pique dan Messi datang melalui akademi La Masia Barca bersama-sama dan menghabiskan 13 musim sebagai pemain reguler tim utama setelah bek itu kembali dari masa bermainnya di Manchester United.
Dalam sebuah wawancara dengan mantan rekan setimnya di United, Gary Neville, Pique mengungkapkan betapa sulitnya dia melihat teman dekatnya pindah ke klub lain.
"Saya menangis ketika Messi pergi. Saya menangis untuknya," kata Pique di podcast The Overlap.
Baca juga: Barcelona Bakal Jual Satu Pemain Bintangnya, Tapi Xavi Tak Setuju Jika Frenkie de Jong
Baca juga: Riqui Puig Siap jika Harus Tinggalkan Barcelona Musim Panas Ini, Villarreal Tertarik
Baca juga: Barcelona Rugi Rp 2,3 Triliun saat Lepas Philippe Countinho ke Aston Villa, Itu Langkah Masuk Akal
"Untuk karir yang dia miliki di Barca, akan sangat bagus jika dia bertahan sampai akhir karirnya.
“Saya bisa mengerti mengapa dia tidak bisa memperbarui. Klub sangat menderita secara ekonomi karena presiden masa lalu dan bagaimana dia mengelola klub.
"Pada akhirnya, ini adalah hal-hal yang terjadi dalam hidup. Terkadang Anda membuat keputusan dan hal-hal tidak berhasil.
"Untuk Barcelona dan para penggemar, Messi seperti dewa. Akan sangat bagus jika dia bertahan."
Messi terlibat langsung dalam 937 gol untuk Barcelona, dengan musim paling produktifnya terjadi pada 2011-12 ketika mencetak 73 gol di semua kompetisi dan 28 assist.
Tapi sementara rekor pemenang Ballon d'Or tujuh kali sangat banyak menjadi poster boy untuk periode sarat trofi Barca, Pique menegaskan Messi tidak bisa melakukannya sendiri.
"Lionel Messi adalah pemain terbaik dalam sejarah pertandingan," katanya.
"Messi adalah pemain terbaik Barcelona. Saya selalu mengatakan bahwa kami memiliki Messi untuk memenangkan gelar, tetapi kami juga harus memiliki tim yang bagus. Seorang pemain tidak dapat memenangkan gelar." pungkasnya.
Baca juga: Eks Pemain PSG Sebut Penampilan Messi Tidak Akan Sama Lagi Ketika di Barcelona
Simak Berita Terbaru Tribunjambi.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bek-barcelona-gerard-pique.jpg)