Rabu, 15 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Perang Rusia Ukraina

Rusia Minta Sanksi Barat dan Sekutunya Dicabut Jika Ukraina Ingin Berdamai

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov menegaskan sanksi terhadap Rusia harus dicabut jika ingin perundingan damai dengan Ukraina dilakukan.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Russian Foreign Ministry Press Service via AP
Menlu Rusia Sergey Lavrov menegaskan sanksi terhadap negaranya harus dicabut jika ingin perundingan damai dengan Ukraina dilakukan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MOSKOW - Rusia menegaskan sanksi yang dijatuhkan Barat dan NATO serta sekutunya harus dicabut jika ingin perundingan damai dengan Ukraina dilakukan.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov, yang diterbitkan Sabtu (30/4/20222).

Lavrov tak memungkiri perundingan akan sulit terjadi, tetapi pembicaraan terus berlanjut setiap hari.

Kiev sebelumnya khawatir pembicaraan untuk mengakhiri penyerangan Rusia tak berjalan baik.

Tetapi, Lavrov mengatakan perundingan damai bisa terjadi asal pencabutan sanksi terhadap Rusia jadi bagian dari perundingan.

“Saat ini, delegasi Rusia dan Ukraina sebenarnya berdiskusi setiap hari melalui konferensi video tentang kemungkinan perjanjian,” katanya dilansir dari Xinhua.

“Agenda pembicaraan termasuk masalah denazifikasi, pengakuan realitas geopolitik yang baru, pencabutan sanksi, dan status bahasa Rusia. Kami ingin melanjutkan negosiasi, meski sulit,” sambung Lavrov.

Rusia dijatuhi sanksi oleh Barat dan NATO serta sekutunya sejak serangan ke Ukraina dimulai pada 24 Februari lalu.

Baca juga: Jerman Dikecam Karena Bergantung dengan Energi Rusia

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas mengatakan, Barat perlu memperkuat sanksi mereka terhadap Rusia, dan tak menjadikannya bagian dari negosiasi.

Diketahui sekutu Ukraina di Barat telah melancarkan sejumlah sanksi ekonomi yang menyulitkan Moskow.

Mereka telah membekukan hampir setengah emas dan cadangan mata uang asing Rusia.

Hal itu membuat ekonomi Rusia memburuk dan mengancam kedaulatan negara tersebut.

Baca juga: Putin Peringatkan Negara yang Ganggu Invasi Rusia ke Ukraina, Tak Segan Gunakan Senjata Nuklir

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved