Berita Tanjabtim

Hotspot dan Kebakaran Lahan Mulai Mengintai di Tanjabtim

Berita Tanjabtim-BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat, sepanjang Triwulan terakhir ada delapan titik hotspot dan satu kasus kejadian..

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Abdullah usman/tribunjambi
BPBD Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Timur mencatat, sepanjang Triwulan terakhir ada delapan titik hotspot dan satu kasus kejadian karhutla yang terjadi, Kamis (21/4/2022).

Perubahan iklim akibat pemanasan global yang terjadi di Provinsi Jambi belakangan ini, menyebabkan terjadinya sejumlah titik hotspot di beberapa kabupaten termasuk Tanjabtim.

"Sedikitnya ada delapan titik hotspot dan satu kasus Karhutla terjadi di Kabupaten Tanjabtim di triwulan pertama tahun 2022," ujar Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Kabupaten Tanjung Jabung timur, Indra S. Gunawan

Lanjutnya, kebakaran hutan dan lahan terbilang marak terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur sejak tiga bulan terakhir sejak awal tahun 2022.

Dari satu kasus karhutla tersebut terjadi pada akhir bulan Februari di Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu, adapun luasan lahan yang terbakar mencapai 0,5 hektare, yang merupakan lahan tidur atau kosong bervegetasikan lahan gambut. 

Dikatakan Indra, dengan adanya kasus ini, diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

Pihak BPBD saat ini masih terus melakukan patroli dan pemantauan, serta pengendalian ketersediaan air di tiap kanal, parit dan embung. (usn) 

Simaklah berita-berita terbaru Tribunjambi.com melalui Google News 

Baca juga: Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau oleh Kodim 0419/Tanjab dengan Aktifkan Pos Pemantauan

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved