Pesan Paskah 2022, Romo Minta Umat Jaga dan Lindungi Alam Mulai dari Keluarga 

Dengan kebangkitan Kristus diharapkan menjadi semangat baru bagi umat manusia untuk bangkit bersama dari keterpurukan.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Anak Sekolah Minggu (Asmika) di s mencari telur paskah di Paskah Tahun 2022, Minggu (17/4/2022) 

 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dengan kebangkitan Kristus diharapkan menjadi semangat baru bagi umat manusia untuk bangkit bersama dari keterpurukan dan lebih mencintai alam semesta serta isinya.

Romo Yohannes Indri Iriyanto SCJ menyampaikan pesan bahwa dalam mencintai alam dan isinya dapat dimulai dari keluarga dan lingkungan sekitar. 

"Mencintai alam dan isinya dimulai dari lingkungan sekitar, dalam keluarga. Misalnya sampah rumah tangga baik dipisahkan antara organik dan anorganik. Sampah organik bisa dimanfaatkan jadi pupuk dan anorganik ditempatkan pada tempatnya, di daur ulang ataupun dibuang pada tempatnya," tuturnya. 

Sehingga dengan demikian, hal sederhana dalam menjaga alam dengan kepedulian tersebut dapat terjadi.

Selain itu Romo Indri juga berpesan agar tidak memperlakukan bumi dengan sekehendak dan tidak menjadi bagian dalam eksploitasi alam.

"Dalam hal yang sederhana dengan tidak memperlakukan bumi atau tanah sekehendak kita, mengeksploitasi tanpa batas. Menimbulkan kerusakan dengan membuang sampah sembarangan. Menggunakan bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan tanah dan alam semesta," tutupnya.

Baca juga: Paskah 2022, Umat Diminta Semakin Peduli dan Melindungi Semua Ciptaan 

Pada perayaan Paskah di Gereja Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko anak sekolah minggu (Asmika) turut mencari telur Paskah yang disiapkan oleh panitia. 

Selain itu serangkaian kegiatan juga berlangsung dalam memeriahkan Paskah di Gereja Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko. 

Daud Sijabat selaku salah satu pengurus Gereja Katolik Stasi Santo Ignatius Loyola Bangko mengatakan bahwa tradisi mencari telur paskah dilakukan setiap tahunnya. 

"Mencari Telur Paskah dilakukan setiap tahunnya, setiap paskah bagi anak anak. Setelah itu, anak anak juga mendapatkan bingkisan sebagai motivasi untuk mereka," katanya.

Sedangkan telur paskah tersebut dapat diartikan sebagai bentuk kelahiran baru yang seiring dengan Kebangkitan Yesus Kristus yang mati di Kayu Salib.

Baca juga: Perayaan Malam Paskah di Gereja Santa Maria Ratu Rosari Selincah Jambi

"Telur Paskah ini dapat diartikan sebagai kelahiran baru bagi umat kristiani, pengharapan baru atas kebangkitan Yesus Kristus yang mati di Kayu Salib Demi menebus dosa umat-nya," tuturnya.
 (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved