Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Tuhan Bertindak dengan Cara yang Ajaib

Bacaan ayat; Mazmur 37:5 (TB) Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak

Tayang:
Editor: Suci Rahayu PK
Istimewa
Ilustrasi yesus 

Tuhan Bertindak dengan Cara yang Ajaib

Bacaan ayat; Mazmur 37:5 (TB) Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

 

Manusia diciptakan dengan potensi yang hebat untuk bertindak.

Dengan kemampuan cipta, rasa dan karsanya, manusia mampu bertindak cepat dalam mengatasi persoalan.

Pilihan tindakan dapat berupa sikap adaptasi (menyesuaikan diri), bertahan atau bertindak agresif dengan menyerang.

Dalam beberapa pergumulan pilihan mengubah diri menjadi menarik untuk dipertimbangkan.

Manusia sadar akan kemampuannya yang terbatas, sehingga tidak mampu mengubah pihak lain maka mengubah diri menjadi pilihan yang bijaksana.

Namun pada titik tertentu manusia sadar akan keterbatasan dirinya.

Ketika apa yang terjadi dalam kehidupan jauh menyimpang dari pengharapan, seseorang kemudian berpaling kepada Tuhan dan bertanya 'mengapa?'.

Jawaban bisa saja didapatkan melalui sikap evaluatif, namun dalam kesempatan yang lain seolah gelap, tanpa secercah cahaya sedikitpun.

Meskipun telah berjuang untuk menemukan jawaban, tetap saja bahwa Tuhan seakan diam seribu bahasa.

Dalam situasi ini, seseorang perlu memahami bahwa Tuhan tidak mempunyai tanggung jawab untuk menjelaskan alasan semua hal yang terjadi dalam kehidupan.

Ia tidak wajib menjelaskan bahkan berargumentasi, karena Tuhan itu Pencipta langit dan bumi yang berotoritas mutlak atas kehidupan.

Lalu, apakah yang seharusnya dilakukan oleh manusia dalam situasi demikian?

Pemazmur mendapatkan ide kreatif dengan dua kata kunci: serahkan dan percaya. 'Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak. '

Melalui dua kata kunci tersebut, Pemazmur mengajak kita untuk sadar diri akan keterbatasan dan ketidakberdayaan untuk mengontrol segala hal.

Diperlukan kerendahan hati untuk melepaskan ego.

Dibutuhkan kebesaran jiwa untuk mengakui bahwa mengandalkan diri sendiri adalah tindakan yang bodoh dalam kehidupan.

Sehebat-hebatnya manusia dalam karya, tetap lah pada posisi terbatas sebagai ciptaan. Maka pilihan terbaik adalah berserah (kembali) kepada Allah yang telah menciptakan. Ini berlaku dalam segala hal.

Bahkan dalam persoalan terkecil sekalipun yang sebenarnya adalah kemampuan dasar manusia, tetap perlu terus berserah agar tidak jatuh dalam jerat kesombongan.

Sementara kata percaya merujuk pada sikap hati yang yakin bahwa Allah selalu berkarya dalam karya yang terbaik.

Allah berkarya dengan cara yang tidak terduga. Dia sangat kreatif dalam memperlihatkan kuasanya.

Berbagai peristiwa natural dan supranatural terangkai dalam sebuah jalinan peristiwa yang ternyata mengarah pada tindakan-Nya untuk menolong.

Tidak ada hal kebetulan dalam hidup.

Semua dalam kontrol dan kuasa Allah yang berdaulat mutlak atas kehidupan.

Bukankah ini seharusnya cukup membuat kita menjalani kehidupan dengan rasa nyaman?

Percayalah, Allah akan terus bertindak. Yakinlah apapun yang terjadi dan dialami tidak pernah lepas dari kontrol Allah.

Dia sungguh ada dan bertindak dengan cara dinamis.

Jika hari ini terjadi hal yang buruk dalam pandangan kita, coba hening sejenak: temukan maksud Allah didalamnya.

Paulus pernah mendapat pencerahan: 'Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna."

Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.

Karena itu aku senang dan rela di dalam kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.'

Tentu bukan berarti penderitaan harus dicari. Namun ketika menderita, tetaplah bersyukur.

Serahkanlah pada Allah, percayalah kepada-Nya dan Ia akan bertindak. Amin

Renungan harian oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved