Selasa, 2 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Dibongkar Polisi, Ini Motif Dua Pelaku Utama Pengeroyokan Ade Armando

Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua tersangka utama pengeroyokan Ade Armando yakni Muhammad Bagja (BA) dan Komarudin (K).

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: KOMPAS TV
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu (13/4/2022). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kasus pengeroyokan pegian sosial sekaligus dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando terus berlanjut.

Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua tersangka utama yakni Muhammad Bagja (BA) dan Komarudin (K).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan kedua tersangka memiliki motif yang berbeda.

"Komarudin melakukan pemukulan karena terprovokasi di situasi tempat kejadian perkara. Sementara saudara Bagja menyampaikan dalam pemeriksaan bahwa yang bersangkutan kesal dengan apa yang selama ini disuarakan oleh korban (Ade Armando) dalam media sosialnya," ujar Zulpan dalam rilis di Polda Metro Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan 6 tersangka utama pengeroyokan terhadap Ade Armando. Tiga orang di antaranya telah berhasil ditangkap.

BA dan K ditangkap pada Selasa (12/4) di lokasi yang berbeda, yakni di Jonggol dan Jakarta Selatan.

Kemudian, Rabu (13/4) dini hari tadi, polisi kembali menangkap satu tersangka utama lain bernama Dia Ul Haq (DUH). Ia ditangkap di sebuah pondok pesantren kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

Baca juga: Satu Tersangka Pengeroyokan Ade Armando Ditangkap di Pondok Pesantren Serpong

Sementara tiga tersangka lainnya masih dalam pengejaran. Masing-masing yakni Ade Purnama (AP), Abdul Latip (AL) dan Abdul Manaf (AM).

Lebih lanjut, polisi juga telah menangkap tersangka lain di luar enam orang tersebut.

"Ada juga satu orang pelaku lain yang di luar dari enam ini yang telah kita tangkap atas nama Arif Ferdini. Kita tangkap di Jakarta," ujar Zulpan.

Berdasarkan keterangan Zulpan, Arif diduga melakukan provokasi lewat sebuah video yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Arif mengatakan bahwa Ade Armando sudah tewas dan mengajak massa yang ada di Jakarta untuk turun.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Baca berita terbaru Tribunjambi.com di Google News

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved